HUT ke-422 Singaraja, Buleleng Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Layanan dan Produk Unggulan

0
126
HUT ke-422 Singaraja, Buleleng Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Layanan dan Produk Unggulan
HUT ke-422 Singaraja, Buleleng Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Layanan dan Produk Unggulan. Sumber Foto : Humas Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG — Memasuki usia ke-422, Singaraja tidak sekadar merayakan hari jadi.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan kembali jati diri kota yang tumbuh dari nilai keberagaman, gotong royong, dan keharmonisan, yang kini diterjemahkan dalam arah pembangunan berbasis layanan dasar dan penguatan produk unggulan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, usai rangkaian peringatan HUT Kota Singaraja di Taman Kota Singaraja, Senin, 30 Maret 2026.

Menurutnya, perayaan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi pijakan untuk memperkuat program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, kemandirian pangan, irigasi pertanian, serta penataan kawasan dan infrastruktur pendukung pariwisata.

Baca Juga:  Seorang Pria di Jagaraga Diamankan Akibat Melakukan Judi online

“Mari bersama-sama membangun Buleleng yang kita cintai. Jaga kedamaian dan kenyamanan agar daerah ini benar-benar menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Di sektor ekonomi lokal, Pemkab Buleleng mendorong penguatan produk unggulan melalui skema indikasi geografis. Salah satu yang telah memperoleh pengakuan adalah Kopi Robusta Lemukih. Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan pengusulan untuk gula aren Pedawa serta kopi dari kawasan Gunung Kutul di wilayah Puncaksari.

“Saya yakin ini akan menambah nilai ekonomi sekaligus memperkuat pengakuan terhadap produk unggulan Buleleng,” tambahnya.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Narkotika, Polisi Amankan 85 Gram Sabu Dari Tiga Tersangka

Untuk prioritas pembangunan tahun ini, Pemkab Buleleng menyoroti revitalisasi layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Buleleng. Kepadatan pasien dinilai menjadi penyebab antrean panjang hingga ke luar gedung, terutama untuk layanan operasi dan tindakan medis.

“Keluhan masyarakat paling banyak terkait antrean operasi dan keterbatasan ruang pelayanan. Tahun ini kami mulai revitalisasi secara bertahap dengan prioritas pada layanan kegawatdaruratan,” jelasnya.

Selain sektor kesehatan, penataan kawasan strategis seperti Titik Nol Singaraja, kawasan Lovina, serta pengembangan Pelabuhan Tua Buleleng juga menjadi fokus. Perbaikan infrastruktur jalan turut dilakukan guna mendukung akses di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata.

Baca Juga:  Lima Ranperda Tabanan Masuk Tahap Lanjutan, Pemkab Beri Jawaban atas Pandangan DPRD

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal jalan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata yang saling terintegrasi,” tegasnya.

Usai kegiatan, Bupati Sutjidra juga meluncurkan program diskon pajak JOSS PATEN, menerima sertifikat indikasi geografis untuk Kopi Lemukih dari Kementerian Hukum dan HAM RI, serta penghargaan Unit Kerja Pelayanan berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB RI yang diberikan kepada UPTD Puskesmas Sawan I.

Momentum HUT ke-422 Singaraja ini diharapkan menjadi titik penguatan pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (adv/ub)