
UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Rabu 25 Maret 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Sekda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, serta jajaran perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Satria menekankan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan komitmen, disiplin, dan semangat tinggi. Ia menyebut Porsenijar sebagai wadah strategis untuk pembibitan atlet pelajar sekaligus meningkatkan partisipasi olahraga di kalangan generasi muda.
“Ajang ini menjadi momentum penting untuk membentuk karakter dan prestasi. Kami melihat antusiasme para pelajar yang mulai rutin berlatih, dan itu adalah hal positif yang harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan mencetak atlet berprestasi tidak lepas dari peran berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan masyarakat. Ia pun mendorong sekolah agar lebih aktif memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga melalui berbagai kompetisi.
“Sekolah memiliki peran besar sebagai tempat lahirnya bibit atlet. Karena itu, dukungan dan kesempatan bagi siswa untuk berkompetisi harus terus diperluas,” tegasnya.
Satria juga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan jumlah event yang lebih banyak guna menjaring potensi atlet sejak dini serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.
Sementara itu, Ketua Panitia Porsenijar, I Nyoman Sukadana, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Mengukir Prestasi Mencetak Juara Mewujudkan Klungkung Mahottama”.
Porsenijar Klungkung 2026 digelar pada 24–31 Maret dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga. Ajang ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK.
Untuk tingkat SD, diikuti empat kontingen dari masing-masing kecamatan. Sementara tingkat SMP/MTs diikuti 23 sekolah dan SMA/SMK sebanyak 16 sekolah. Total peserta mencapai 2.270 atlet, dengan dukungan 322 panitia, petugas lapangan, serta wasit dan juri.
Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi pembinaan olahraga di sekolah sekaligus seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porjar tingkat Provinsi Bali 2026.
Di akhir sambutannya, Bupati Satria berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menampilkan kemampuan terbaik selama bertanding.(yud/ub)


