Pemkab Klungkung Gelar Tawur Agung Kesanga di Catus Pata Sambut Nyepi Caka 1948

0
174
Pemerintah Kabupaten Klungkung menyelenggarakan Upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Catus Pata Klungkung Rabu 18 Maret 2026
Pemerintah Kabupaten Klungkung menyelenggarakan Upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Catus Pata Klungkung Rabu 18 Maret 2026. Sumber foto: Humas Klungkung

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Pemerintah Kabupaten Klungkung menyelenggarakan Upacara Tawur Agung Kesanga yang dipusatkan di Catus Pata Klungkung pada Rabu 18 Maret 2026.

Upacara ini menjadi bagian dari rangkaian ritual penyucian alam semesta untuk menjaga keseimbangan antara Bhuana Agung (alam semesta) dan Bhuana Alit (diri manusia).

Ritual yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Ketua TP-PKK Klungkung Eva Satria. Turut hadir pula Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra beserta Kusuma Surya Putra, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, serta Panglingsir Puri Agung Klungkung.

Baca Juga:  Bali Makin Diminati, Air Asia Operasikan Rute Penang – Denpasar - Penang

Tawur Agung Kesanga yang digelar sehari sebelum Nyepi bertujuan menyucikan unsur-unsur alam agar Catur Brata Penyepian dapat dijalankan dengan damai dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menekankan bahwa upacara ini bukan sekadar ritual tahunan.

“Tawur Agung menjadi momen syukur sekaligus permohonan keselamatan bagi seluruh masyarakat Klungkung. Kami berharap aura negatif dapat dinetralisir dan berubah menjadi energi positif, sehingga masyarakat dapat menjalankan tapa brata penyepian dengan hati yang bersih dan tenang,” ujarnya.

Baca Juga:  Laksanakan Fungsi Pengawasan Nonakademik, FTP Unud Terima Kunjungan SPI

Upacara di Catus Pata dipuput oleh Ida Pedanda Putra Gelgel dan Ida Pedanda Wayan Dharma Bhuda Wanasari, serta diikuti oleh krama pengemong Desa Adat Tegak. Setelah prosesi di tingkat kabupaten selesai, masyarakat diharapkan melanjutkan ritual Pengerupukan di tingkat desa adat maupun rumah tangga masing-masing sebagai bagian dari penyucian menyeluruh.(yud/ub)