
UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Klungkung yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Klungkung, Jumat, 26 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klungkung Tahun 2027.
Dalam arahannya, Bupati Satria menegaskan pentingnya efisiensi anggaran di tengah kebijakan pengetatan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Ia meminta seluruh perangkat desa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran.
“Anggaran yang digunakan untuk kegiatan yang kurang prioritas agar dialihkan ke program yang lebih mendesak, seperti penanganan sampah, stunting, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat jalannya program pembangunan desa. Belanja yang bersifat seremonial maupun kurang berdampak langsung kepada masyarakat diminta untuk dipangkas demi menjaga keberlanjutan program strategis.
“Kepemimpinan diuji ketika anggaran terbatas, namun program pembangunan harus tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain Dana Pagu Kecamatan (DPK), pada Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Klungkung juga mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp200 juta per desa bagi desa yang memiliki Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).
Bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan konkret terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber agar berjalan optimal dan berkelanjutan. Seluruh desa di Kecamatan Klungkung menerima bantuan tersebut.
Sementara itu, Camat Klungkung, I Putu Arnawa, melaporkan bahwa pada tahun 2026 Kecamatan Klungkung menerima Dana Pagu Kecamatan sebesar Rp2 miliar.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah program prioritas, di antaranya penanggulangan kemiskinan melalui bedah dan rehabilitasi 19 unit rumah serta pembangunan lima unit WC/MCK.
Selain itu, anggaran juga difokuskan pada pengelolaan sampah melalui pengadaan tungku pembakaran sampah, peningkatan ekonomi produktif melalui penataan kawasan wisata Tirta Suranadi, pembangunan jalan usaha tani, pelatihan UMKM, serta penanganan stunting melalui pengadaan alat ukur kesehatan dan antropometri.
Melalui pelaksanaan Musrenbangcam ini diharapkan perencanaan pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung.(yud/ub)


