UPDATEBALI.com, DENPASAR – Program BALI NUSRA GREAT SALE 2025 mencatat kinerja di atas ekspektasi. Festival belanja tahunan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan, dari 12 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026, itu berhasil meningkatkan kunjungan dan transaksi pusat perbelanjaan di Bali dan Nusa Tenggara hingga melampaui 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ajang berskala regional ini melibatkan sektor ritel, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, dengan dukungan penuh dari Bank BCA sebagai sponsor utama. Sebanyak 18 pusat perbelanjaan ambil bagian, terdiri atas 16 mal di Bali dan dua mal di Nusa Tenggara.
Ketua DPD APPBI Bali Nusra, Zen Zen Guisi Halmis, menjelaskan bahwa program Bali Nusra Great Sale mendapat dukungan dari berbagai kementerian serta Pemerintah Provinsi Bali. Festival ini menghadirkan potongan harga hingga 70 persen dan dirancang sebagai pengungkit belanja masyarakat sekaligus daya tarik wisata belanja.
“Selama periode pelaksanaan, kemudahan transaksi non-tunai yang didukung Bank BCA dinilai berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kunjungan mal, pertumbuhan penjualan tenant, serta perputaran ekonomi yang berdampak langsung pada UMKM dan tenaga kerja sektor ritel,” ujar Zen Zen Guisi Halmis.

Selain promo belanja, penyelenggara juga menggelar sejumlah program unggulan untuk meningkatkan partisipasi pengunjung. Di antaranya Grand Prize High Spender, Weekly Top Spender All Mall & Red Friday Roadshow, serta Tenant Competition – All Mall Category yang melibatkan seluruh anggota APPBI DPD Bali Nusra.
Zen Zen Guisi Halmis menjelaskan, kolaborasi strategis juga dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk BINA Belanja, HIPMI Bali, dan Dekranasda. Sinergi ini memperkuat peran pusat perbelanjaan sebagai bagian dari destinasi pariwisata dan ruang promosi produk UMKM lokal.
Ketua DPP APPBI, Alphonzus Widjaja, dalam sambutannya menegaskan bahwa Bali Nusra Great Sale merupakan bagian dari program nasional Indonesia Great Sale yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pariwisata.
“Tahun 2025 ini adalah bagian dari Indonesia Grid Sale, program yang diinisiasi oleh Kemenko Perekonomian dan tentunya juga Kementerian Perdagangan dan juga Kementerian Pariwisata. Tribunan IV menjadi sangat penting. Triwulan IV 2025 bagi industri retail di Indonesia, karena itu adalah momentum terakhir, kesempatan terakhir untuk menutup tahun, untuk mencari, mencapai penjualan semaksimal mungkin sebelum akhir tahun.”
Ia juga menyoroti tantangan daya beli masyarakat sepanjang 2025, terutama di kelas menengah bawah, serta dampak pengetatan anggaran pemerintah yang berimbas ke sektor pariwisata dan pendukungnya. Menurutnya, sektor ritel baru merasakan dampak tersebut pada periode Ramadan.
Alphonzus menekankan bahwa Natal dan Tahun Baru menjadi puncak penjualan kedua setelah Ramadan dan Idulfitri, sehingga kuartal IV dimaksimalkan untuk menjaga kinerja tahunan industri ritel.
“Sehingga triwulan 4 saya kira kami di industri retail, di pusat perbelanjaan, bisa mencapai hasil yang baik begitu. Sehingga kami memperkirakan kinerja di 2025 di industri retail, Pak Dirjen, bisa tumbuh, ya memang tidak signifikan begitu, tetapi paling tidak bisa mencapai di bawah 5%,” ungkap Alphonzus.
Ia juga menyebut triwulan I 2026 sebagai momentum penting dengan banyak faktor pendorong konsumsi, mulai dari kenaikan upah minimum, Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri. Namun demikian, ia mengingatkan potensi low season panjang pada triwulan II dan III 2026.
“PR kami adalah yang terbesar tahun ini adalah bagaimana triwulan 2 dan triwulan 3 jangan sampai menjadi low season yang panjang dan dalam,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Bali, I Wayan Serinah selaku Asisten Administrasi Umum, menyampaikan bahwa Bali Nusra Great Sale 2025 menjadi ajang kebangkitan UMKM agar mampu tumbuh dan berkembang melalui integrasi dengan pusat perbelanjaan modern.
Bali Nusra Great Sale 2025 resmi ditutup pada Jumat 16 Januari 2026 melalui Closing Ceremony di Living World Denpasar, setelah sebelumnya dibuka pada 12 Desember 2025 di ICON Bali. Acara penutupan dirangkaikan dengan pameran UMKM Dekranasda Kota Denpasar di Ground Hall Living World Denpasar serta penyerahan hadiah bagi para pemenang Top Spender, antara lain iPhone 17, logam mulia, dan paket menginap di hotel bintang lima.(yud/ub)





