spot_img
spot_img
BerandaNasionalStartup Mahasiswa ITB Cirebon Raih Penghargaan di Tokyo Global Innovation Challenge 2025

Startup Mahasiswa ITB Cirebon Raih Penghargaan di Tokyo Global Innovation Challenge 2025

UPDATEBALI.com, TOKYO – Lima mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon sukses mencuri perhatian di ajang internasional Tokyo Global Innovation Challenge (TGIC) 2025.

Tim yang membangun startup bernama Drillytics ini tampil percaya diri pada babak final yang digelar pada 14 Desember 2025 di Tokyo Innovation Base (TIB), Jepang.

Drillytics berhasil menembus babak final setelah masuk 12 besar dari lebih 200 peserta yang berasal dari 40 negara. Para mahasiswa—Khairunnisa Aulia Rahma, Khairunnisa Noor Fadillah, Feodora Glory Roserina Munthe, Ahmad Naufal Ramadhan, dan Aryaputra Roseno—menarik perhatian dengan penampilan kebaya dan busana khas Indonesia, mendapat sambutan hangat serta tepuk tangan meriah dari hadirin.

Baca Juga:  Rumah Warga di Penglumbaran Tertimbun Longsor

Keberhasilan mereka berbuah manis. Startup yang masuk dalam TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025 ini meraih Tsucrea Award, penghargaan dari TSUCREA Inc., perusahaan inkubator asal Jepang. Penghargaan ini menilai potensi teknologi dan peluang pengembangan bisnis Drillytics di Jepang, sekaligus memberikan mentoring tiga sesi, dukungan jejaring, serta pendampingan untuk ekspansi bisnis.

Founder Drillytics, Khairunnisa Aulia Rahma, mengaku bangga atas pencapaian timnya.

“Luar biasa pengalaman kami di Pertamuda. Saat mengikuti TGIC, kami melihat ide-ide lintas sektor, mulai dari lifestyle hingga AI, yang membuka banyak potensi peluang bisnis,” ujarnya.

Keikutsertaan di TGIC juga membuka kesempatan membangun jejaring internasional, terutama dengan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan, termasuk bidang sosial dan hukum. Mahasiswa semester akhir ini menambahkan bahwa pengalaman di Tokyo memberi mereka wawasan tentang budaya, kedisiplinan, dan ekosistem inovasi Jepang.

Baca Juga:  Buka Pintu ke Dunia Industri, Unud Sosialisasikan Program Praktisi Mengajar 4

Keberangkatan tim Drillytics ke Tokyo dilepas secara resmi oleh Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, sebagai bentuk dukungan terhadap talenta muda Indonesia di tingkat global. Arya menyampaikan apresiasi atas capaian Drillytics yang mencerminkan kualitas inovasi generasi muda Indonesia.

“Keikutsertaan Drillytics menunjukkan inovasi anak muda Indonesia memiliki daya saing global. Pertamina berkomitmen memfasilitasi talenta muda untuk berkembang dan menghadirkan solusi inovatif bagi sektor energi,” ujar Arya.

Baca Juga:  Langkah Maju Kesehatan Anak, Vaksin Heksavalen Satukan Enam Perlindungan Sekaligus

Drillytics sendiri merupakan TOP 3 Pertamuda 2025 kategori Energy Founder, sub-kategori Energy Optimization. Startup ini mengembangkan platform berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menganalisis potensi bahaya pengeboran (drilling hazard analysis) dari data geologi dan bawah permukaan. Teknologi ini bertujuan meningkatkan keselamatan kerja, efisiensi operasional, dan akurasi pengambilan keputusan di sektor migas.

Selama TGIC 2025, Drillytics menjadi satu-satunya delegasi Indonesia, didampingi oleh Vice President Stakeholder Relations & Management PT Pertamina (Persero), Rifky Rakhman Yusuf, yang juga memimpin persiapan tim untuk kompetisi serta audiensi dengan KBRI Tokyo, diterima langsung oleh Wakil Duta Besar RI untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung. (*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments