Astra Motor Bali Perkuat Edukasi #Cari_aman untuk Pengendara di Jalan Lurus yang Monoton

0
258
Astra Motor Bali terus memperluas kampanye keselamatan berkendara melalui gerakan #Cari_aman dengan menyoroti situasi yang tidak berisiko
Astra Motor Bali terus memperluas kampanye keselamatan berkendara melalui gerakan #Cari_aman dengan menyoroti situasi yang tidak berisiko.Sumber foto: Astra Motor Bali

UPDATEBALI.comDENPASARAstra Motor Bali terus memperluas kampanye keselamatan berkendara melalui gerakan #Cari_aman dengan menyoroti situasi yang kerap dianggap tidak berisiko, yaitu perjalanan di jalan lurus yang panjang dan minim variasi. Kondisi ini sering memicu pengurangan konsentrasi karena pengendara merasa terlalu nyaman dan tidak menyadari menurunnya respons terhadap situasi di sekitar.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menyampaikan bahwa rasa aman di jalan lurus sering menipu dan justru memerlukan perhatian lebih besar. Ia menekankan pentingnya menjaga kesiapan mental dan fisik agar tetap siaga selama perjalanan.

Baca Juga:  Utamakan Tindakan Persuasif dalam Melaksanakan Tupoksi Sebagai Satuan Polisi Pamong Praja

“Istirahat berkala, hidrasi yang cukup, serta pengecekan ringan terhadap kondisi motor saat berhenti menjadi langkah sederhana untuk mempertahankan fokus,” ujarnya.

Menurutnya, stimulasi kecil seperti menggerakkan jari, merilekskan bahu, atau sedikit mengubah posisi duduk dapat membantu tubuh tetap responsif dan tidak kaku selama berkendara.

Yosepth juga menyoroti fenomena “hipnotis jalan” di mana mata terpaku pada satu titik jauh di depan sehingga otak kehilangan proses visual yang aktif. Mengalihkan pandangan ke spion, sisi jalan, dan indikator berkendara dapat menjaga otak tetap bekerja.

Baca Juga:  Sat Lantas Polresta Denpasar Sita Puluhan Knalpot Brong dalam Operasi Zebra Agung 2024

“Kecepatan yang stabil dan jarak aman dengan kendaraan lain penting dipertahankan untuk memberi ruang manuver saat kondisi tak terduga muncul. Teknik pengereman yang halus dan terkontrol menjadi pendukung keselamatan tambahan, terutama ketika refleks mulai menurun akibat kejenuhan,” pungkasnya.

Melalui edukasi ini, Astra Motor Bali berharap pengendara memahami bahwa keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan, tetapi oleh kemampuan menjaga konsentrasi, membaca situasi, dan membuat keputusan yang tepat. Gerakan #Cari_aman dihadirkan untuk menumbuhkan kebiasaan berkendara yang lebih sadar risiko, baik di perjalanan jauh, rute harian, maupun lintasan lurus yang tampak sederhana namun tetap memiliki potensi bahaya.(den/ub)