UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menegaskan komitmennya untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke seluruh pelosok negeri, termasuk Pulau Bali.
Segala upaya proaktif dan mitigasi dilaksanakan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, salah satunya melalui langkah antisipasi kendala distribusi di Bali.
Beberapa hari terakhir, masyarakat di beberapa titik Pulau Bali, seperti Jimbaran dan Badung, mengeluhkan kesulitan memperoleh BBM, khususnya jenis Pertamax.
Menanggapi hal ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kendala utama distribusi saat ini disebabkan oleh cuaca buruk yang menghambat kapal pengangkut BBM menuju Terminal BBM Sanggaran.
Sebagai bentuk mitigasi, Pertamina Patra Niaga melaksanakan alih suplai dari Terminal BBM Manggis untuk memastikan pengiriman BBM ke SPBU tetap berjalan lancar.
“Dengan adanya alternatif ini, semoga keadaan semakin membaik menuju distribusi normal,” ujar Ahad.
Ahad menambahkan bahwa kapal pengangkut BBM dijadwalkan sandar di Terminal BBM Sanggaran pada Kamis, 13 November 2025 dengan muatan 2000 KL Pertamax, dan di Terminal BBM Manggis diperkirakan sandar Jumat, 14 November 2025 dengan muatan 9000 KL Pertamax.
“Paralel menunggu stok kapal, akan disalurkan 200 KL Pertamax (100 KL dari Terminal BBM Sanggaran dan 100 KL alih suplai dari Terminal BBM Manggis). Selain itu, Terminal BBM beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan di Pulau Bali dan sekitarnya aman,” jelas Ahad.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan memberikan informasi jika menemukan pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU melalui Pertamina Contact Center 135.(yud/ub)





