UPDATEBALI.com, BADUNG – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Temu Wirasa bersama pengurus, anggota PKK, dan kader Posyandu se-Desa Dalung, pada Minggu, 2 November 2025.
Acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Desa Dalung ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan pelaksanaan program-program PKK agar lebih berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan aksi sosial yang dilakukan oleh Nyonya Rasniathi bersama rombongan. Mereka mengunjungi warga penderita kanker di Banjar Lebak dan warga disabilitas di Banjar Tegal Jaya sebagai bentuk kepedulian sosial.
Selain itu, rombongan juga meninjau Bimbingan Belajar (BimBel) Bahasa Inggris untuk anak-anak di Banjar Padang Bali serta Industri Kecil Menengah (IKM) keripik belut di Banjar Lingga Bumi.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis inovasi “Tong Edan”, yaitu program pengelolaan sampah berbasis sumber yang diterapkan di Banjar Kwanji, Desa Dalung.
Inovasi ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada kebersihan lingkungan sekaligus mendukung gerakan pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan Temu Wirasa ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi dan gerak langkah antara PKK Kecamatan, PKK Desa/Kelurahan, dan Posyandu dalam mengimplementasikan 10 program pokok PKK.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar program-program PKK dapat berjalan secara terpadu, tidak tumpang tindih, serta memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Desa Dalung khususnya, dan Kabupaten Badung pada umumnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran aktif kader PKK dan Posyandu menjadi kunci dalam membangun keluarga sejahtera, sehat, dan mandiri.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan muncul ide-ide inovatif yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.
Kegiatan Temu Wirasa ini disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader PKK, perangkat desa, hingga pelaku UMKM lokal.
Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata gotong royong dalam mewujudkan kesejahteraan di tingkat akar rumput.(den/ub)





