UPDATEBALI.com, BADUNG – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Mapedudusan Agung, Mapadanan, Mapaselang, Medasar Tawur, dan Balik Sumpah Utama di Pura Pucak Sari, Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Rabu 29 Oktober 2025.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir langsung sebagai upasaksi, menunjukkan rasa bhakti dan dukungan terhadap pelaksanaan yadnya suci tersebut.
Upacara Tawur Balik Sumpah Utama dipuput oleh Tri Sadaka, masing-masing Ida Pedanda Gde Oka Kiniten dari Griya Jumpung Tebasaya, Ida Pedanda Gde Sikara dari Griya Saraswati Kediri Tabanan, dan Jro Gde Sungguhu Tumburu Wasa dari Jeroan Lambing Sibang Kaja.
Sebagai wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Bupati Adi Arnawa turut melaksanakan persembahyangan bersama krama Desa Adat Sangeh serta menyerahkan punia sebesar Rp20 juta kepada Bendesa Adat Sangeh, I Gusti Agung Bagus Adi Wiputra, untuk mendukung kelancaran karya.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat hadir mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan karya yang penuh makna spiritual tersebut. Ia mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Sangeh yang tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
“Karya seperti ini bukan hanya bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga cerminan persatuan dan kegigihan masyarakat adat. Semangat seperti ini yang ingin kami terus dorong agar sejalan dengan visi pemerintah membangun masyarakat Badung yang bahagia dan sejahtera,” ujar Bupati Adi Arnawa.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terlebih saat musim hujan mulai tiba. Ia menegaskan agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai karena dapat menimbulkan dampak banjir di wilayah lain.
“Mari kita jaga kebersihan lingkungan bersama. Jangan sampai karena kelalaian kecil, berdampak besar bagi saudara kita di hilir,” pesannya.
Sementara itu, Bendesa Adat Sangeh I Gusti Agung Bagus Adi Wiputra menjelaskan bahwa rampungnya pembangunan di Pura Pucak Sari merupakan hasil pemanfaatan dana hibah tahun 2024. Tahun 2025 ini, krama agung Desa Adat Sangeh melanjutkan dengan pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih yang dananya bersumber dari APBDes 2025 sebesar Rp1 miliar serta dana desa adat.
“Rangkaian karya telah dimulai sejak 22 September dan puncaknya akan berlangsung pada 5 November mendatang. Atas nama seluruh krama, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang senantiasa hadir dan memberikan perhatian bagi kami,” ungkapnya.
Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Badung Putu Dendy Astra Wijaya, perwakilan Dinas Kebudayaan, Sekretaris PHDI Kabupaten Badung, Majelis Alit Bendesa Adat Abiansemal, Perbekel Sangeh, serta para kelian adat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran mereka menambah makna kebersamaan dalam karya yadnya yang sarat nilai spiritual dan sosial ini.(den/ub)





