
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda menandai peringatan ulang tahunnya yang ke-22 dengan penuh sukacita melalui penyelenggaraan Semarak Puri Bunda Festival 2025, sebuah perayaan keluarga yang digelar serentak di tiga cabang, yakni Denpasar, Singaraja, dan Tabanan.
Dengan mengusung tema “Semarak Keluarga Sehat dan Bahagia”, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang menyatukan unsur edukasi, hiburan, dan kebersamaan keluarga. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis untuk ibu dan anak, prenatal yoga, welcoming baby workshop, talkshow edukatif, serta berbagai lomba anak seperti lomba mewarnai dan fashion show.
Salah satu acara yang paling menyita perhatian adalah Lomba Batita Sehat 2025, yang digelar di Colony – 3rd Floor Plaza Renon, Denpasar, pada Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi bagi keluarga yang konsisten mendampingi tumbuh kembang anak di masa emas kehidupannya.
Direktur RSIA Puri Bunda Denpasar, dr. Anak Agung Budiastiani, S.Ked, mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh sekitar 700 anak dari berbagai wilayah di Bali, khususnya kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).
“Selain lomba, ada juga workshop untuk calon ayah dan bunda agar mereka lebih siap secara mental dan fisik dalam menyambut proses persalinan. Jadi, tidak hanya anak-anak yang belajar, tapi orang tua pun mendapat bekal berharga,” ujar dr. Budiastiani.

Selain lomba, kegiatan juga diisi dengan talkshow edukatif yang membahas Gerakan Tutup Mulut (GTM), kesehatan reproduksi wanita, serta persiapan persalinan. Salah satu narasumber, dr. Anak Agung Ngurah Prayoga, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSIA Puri Bunda yang juga menjadi juri utama lomba, menekankan pentingnya memahami perilaku makan anak, khususnya yang mengalami GTM.
“Anak yang GTM itu gampang-gampang susah. Biasanya karena bosan makan sendiri. Untuk merangsang agar mau makan, sebaiknya ajak anak makan bersama keluarga atau teman seusianya. Dengan begitu, ia akan termotivasi dan merasa senang saat makan,” jelasnya.
Lomba Batita Sehat dibagi menjadi dua kategori usia, yakni 6–18 bulan dan 19–36 bulan, dengan dua tahap penilaian: seleksi administrasi dan observasi langsung. Aspek yang dinilai meliputi interaksi anak dan orang tua, kemampuan motorik, sosial, serta emosional anak.
Selain menjadi ajang kebersamaan, para peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti e-sertifikat, voucher konsultasi dokter anak, voucher kelas multisensori, hingga voucher bermain anak di Plaza Renon.
Dalam penyelenggaraannya, RSIA Puri Bunda Denpasar berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Puskesmas Denpasar Timur 1, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tabanan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum, ibu hamil, serta deteksi dini kanker serviks melalui IVA/HPV DNA.
“Selama 22 tahun, Puri Bunda hadir bukan hanya untuk menyembuhkan, tetapi juga menemani setiap langkah kecil menuju masa depan yang sehat dan bahagia,” ungkap perwakilan manajemen RSIA Puri Bunda Denpasar.
Melalui Semarak Puri Bunda Festival 2025, RSIA Puri Bunda menegaskan kembali komitmennya sebagai mitra keluarga dalam perjalanan menuju kehidupan yang sehat, kuat, dan penuh cinta—sejalan dengan visinya untuk terus berinovasi serta menginspirasi keluarga Indonesia. (den/ub)


