Kreativitas Tanpa Batas, Sepuluh Sekaa Gong Wanita Tabanan Unjuk Kehebatan di Panggung

0
151
Lomba Gong Kebyar Wanita se-Kabupaten Tabanan Tahun 2025 resmi dibuka oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya sebagai upaya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan di bidang seni.
Lomba Gong Kebyar Wanita se-Kabupaten Tabanan Tahun 2025 resmi dibuka oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya sebagai upaya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan di bidang seni. Sumber foto : Humas Tabanan

UPDATEBALI.com, TABANAN – Suara tabuhan gong yang berpadu dengan semangat perempuan menggema di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan.

Dalam suasana penuh kebanggaan, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, secara resmi membuka Pagelaran Kesenian Gong Kebyar Wanita se-Kabupaten Tabanan Tahun 2025, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kegiatan bergengsi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Tabanan, Ketua GOW Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta pimpinan perangkat daerah dan instansi vertikal.

Sepuluh sekaa gong wanita dari berbagai kecamatan ikut ambil bagian, menampilkan kekompakan dan keindahan seni tabuh khas Bali yang memukau penonton.

Pagelaran ini menjadi wadah ekspresi bagi perempuan Tabanan untuk menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri, sejalan dengan semangat Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Seni Gong Kebyar Wanita pada HUT ke-531 Kota Singasana Tabanan

Tidak hanya membuka acara, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya juga turut tampil membawakan Tabuh Lelambatan Galang Bulan bersama Sekaa Gong Istri II Sanjayaning Singasana Kabupaten Tabanan, yang disambut tepuk tangan riuh dari hadirin.

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pelestarian seni dan budaya.

“Lomba ini memberikan ruang bagi wanita Tabanan untuk mengekspresikan diri dalam berkesenian. Para wanita tidak boleh kalah menabuh, karena menjaga seni dan budaya juga tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Pick Up Muat Manggis Terbalik di Desa Sepang, Satu Meninggal Dunia

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari Bupati Tabanan.

“Saya mewakili Bapak Bupati membuka acara ini, dan untuk seluruh peserta saya ucapkan selamat berlomba, tampilkan yang terbaik dan jadikan panggung ini ruang apresiasi bagi seni budaya kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, I Made Subagia, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bupati dan Ketua TP PKK Tabanan yang konsisten menjaga keberlanjutan ajang ini.

“Perempuan Tabanan membuktikan diri tak kalah berprestasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa seni budaya tetap hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dewan juri kemudian mengumumkan pemenang lomba dengan tiga kriteria utama: teknik, keharmonisan, dan kreativitas.

  • Juara I: Sekaa Gong Istri Kesari Mesari 108, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan (Nilai 825)

  • Juara II: Sekaa Gong Wanita Banua Budaya, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan (Nilai 797)

  • Juara III: Sanggar Tari dan Tabuh Natya Praja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg (Nilai 775)

Baca Juga:  Ketua TP PKK Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya Peringati Hari Ibu Lewat Sosialisasi dan Aksi Sosial di Kecamatan Marga

Bunda Rai menutup kegiatan dengan pesan inspiratif agar ajang serupa terus digelar setiap tahun.

“Kualitas peserta semakin baik, banyak anak muda ikut tampil, ini luar biasa. Mari kita terus ajegkan adat dan budaya agar Tabanan tetap menjadi rumah bagi seni dan tradisi,” pungkasnya dengan semangat.(den/ub)