UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara resmi membuka Loka Sabha VII Warga Kayu Selem Gwasong yang digelar di Wantilan Pura Dangkahyangan Gede Perancak, Minggu, 12 Oktober 2025.
Acara berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan dihadiri oleh pengurus pusat Warga Kayu Selem Gwasong, perwakilan PHDI Kabupaten Jembrana, tokoh masyarakat, serta Warga Kayu Selem Gwasong dari berbagai dadia di wilayah Jembrana.
Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan rasa bahagia bisa hadir langsung di tengah-tengah warga yang menurutnya memiliki kedekatan emosional dengan dirinya.
Ia berharap kegiatan Loka Sabha dapat berjalan lancar, mengedepankan musyawarah, dan melahirkan pengurus yang siap “ngayah” untuk kepentingan bersama.
“Semoga Loka Sabha ini bisa berjalan dengan baik dan mengutamakan musyawarah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Kembang menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membentuk pengurus baru agar lebih solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Saya berharap agar Warga Kayu Selem Gwasong juga ikut membantu mensukseskan dan mensosialisasikan program-program pemerintah supaya seluruh warga mengetahui dan merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Loka Sabha VII, I Nengah Ledang, menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini berasal dari berbagai dadia di Kabupaten Jembrana dengan masing-masing mengirimkan empat perwakilan.
“Loka Sabha ini tidak hanya untuk memilih pengurus baru periode 2025–2030, tetapi juga untuk mempererat persatuan, menjaga kebersamaan, dan memperkuat nilai kekeluargaan di antara Warga Kayu Selem Gwasong di Jembrana,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, I Nengah Ledang akhirnya terpilih sebagai Pengurus Warga Kayu Selem Gwasong Kabupaten Jembrana periode 2025–2030.
Surat Keputusan kepengurusan diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat Warga Kayu Selem Gwasong, I Wayan Suyasa, sebagai simbol estafet kepemimpinan dari pengurus sebelumnya, I Komang Redite Diana.
Loka Sabha VII ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan mempertegas peran organisasi kekerabatan dalam mendukung pembangunan daerah berbasis nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.(yud/ub)





