Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Dari Dapur Umum hingga Pembersihan Fasilitas Umum

0
189
Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan logistik dan layanan darurat bagi korban banjir di Bali sejak 10 September 2025, bekerja sama dengan BPBD dan pemerintah daerah agar bantuan tepat sasaran.
Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan logistik dan layanan darurat bagi korban banjir di Bali sejak 10 September 2025, bekerja sama dengan BPBD dan pemerintah daerah agar bantuan tepat sasaran. Sumber foto : Pertamina

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Bali sejak Rabu, 10 September 2025.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Region Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deny Sukendar, kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, susu anak, makanan siap konsumsi, air mineral, selimut, handuk, tabung gas, hingga paket makan siang.

Baca Juga:  Wakil Walikota Denpasar Hadiri Persembahyangan Manis Piodalan Tumpek Wayang di Banjar Ketapian Kelod

Selain itu, Pertamina juga menurunkan tim untuk penyedotan air, pembersihan fasilitas umum, serta memberikan peralatan tambahan seperti alat pemotong pohon dan Alat Pelindung Diri (APD).

Distribusi bantuan dilakukan melalui unit-unit Pertamina Patra Niaga yang ada di Bali, di antaranya Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai, Fuel Terminal Sanggaran, Integrated Terminal Manggis, dan Sales Area Retail Bali. Bantuan ini didistribusikan setiap hari agar masyarakat terdampak dapat segera terbantu.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemangku kepentingan lain.

Baca Juga:  Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter

“Pertamina Patra Niaga juga bersinergi dengan seluruh Pertamina Group untuk memastikan penyaluran bantuan cepat, tepat, dan terpadu sehingga para korban maupun pengungsi tetap mendapat perhatian di tengah keterbatasan,” ujarnya.

Banjir besar di Bali sendiri dipicu hujan deras yang terjadi sejak Selasa, 9 September 2025, diperparah dengan drainase yang tersumbat sampah serta alih fungsi lahan. Kondisi tersebut membuat aliran air menuju sungai tersendat hingga meluap ke pemukiman.

Baca Juga:  Pertamina Siapkan Stok BBM Bali untuk 15 Hari, 66 SPBU Beroperasi 24 Jam

Berdasarkan data BPBD Provinsi Bali per 12 September 2025, bencana ini menyebabkan 163 titik banjir, 64 titik tanah longsor, 35 titik pohon tumbang, 2 jembatan rusak, 3 ruas jalan rusak, serta 21 titik irigasi dan bangunan terdampak.

Total korban jiwa tercatat 18 orang meninggal dunia, 2 orang hilang, dan 436 orang mengungsi.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberi manfaat dan meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus membantu mereka segera bangkit dari kondisi darurat,” tutup Ahad.(yud/ub)