Bupati Adi Arnawa Hadiri Panen Perdana Bawang Merah di Subak Padedekan

0
177
Bupati Adi Arnawa Hadiri Panen Perdana Bawang Merah di Subak Padedekan
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Kegiatan Panen Perdana Pengembangan Bawang Merah di Subak Padedekan, Desa Angantaka, Abiansemal, Selasa, (19/8). Sumber Foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri kegiatan panen perdana bawang merah hasil program pengembangan pertanian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung tahun 2025.

Acara panen berlangsung di Subak Padedekan, Desa Angantaka, Abiansemal, Selasa, 19 Agustus 2025.

Selain panen, Bupati juga meninjau jalan usaha tani serta saluran irigasi di subak setempat. Dalam sambutannya, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Pangan bersama para pekaseh yang telah berperan aktif mendukung visi Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang merata, dengan mengoptimalkan potensi wilayah serta mengintegrasikan sektor pertanian dan pariwisata.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Buka Ecology Art Space 2026, Dorong Seni Jadi Media Kampanye Lingkungan

“Ini yang kita harapkan dan saya minta kepada Kadis Pertanian untuk terus memperluas lagi. Kita harus memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Badung sekaligus menjaga pengendalian inflasi daerah. Dinas PUPR juga telah memperbaiki saluran irigasi sepanjang 4 km di Subak Padedekan. Ini bukti komitmen saya selalu berpihak kepada petani,” tegasnya.

Bupati menambahkan, pihaknya akan terus memperjuangkan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan daerah.

Baca Juga:  Sambut Hari Pangan Sedunia, RS UNUD Bagikan Susu kepada Pasien dan Pengunjung

Kadis Pertanian Badung, I Wayan Wijana, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun 2025 terdapat pengembangan bawang merah seluas 12 hektare yang tersebar di Kecamatan Abiansemal dan Mengwi. Di Subak Padedekan sendiri, terdapat lahan 2 hektare yang ditanami varietas Super Philip dengan produktivitas mencapai 13 ton per hektare dan ketahanan lebih baik terhadap hama.

Selain bawang merah, Dinas Pertanian juga mengembangkan cabai rawit seluas 45 hektare. Program ini bertujuan menjaga pasokan cabai di pasar, khususnya saat harga sering bergejolak pada akhir hingga awal tahun.

Baca Juga:  Flobamora Tabanan Sambut HUT Ke Empat dengan Bersih-Bersih Di Tanah Lot

“Kami harapkan pengembangan cabai ini mampu memenuhi kebutuhan pasar saat produksi petani menurun,” jelas Wijana.

Acara panen perdana turut dihadiri anggota DPRD Badung Gede Budiyoga, perwakilan Badan Penerapan Modernisasi Pertanian Bali I Made Rai Yasa, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Tim Perumus Kebijakan Kabupaten Badung, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Angantaka AA. Ngr. Gede Eka Surya, Bendesa Adat Desa Angantaka IB. Ngurah, serta Pekaseh Subak Padedekan I Nyoman Sardiana. (den/ub)