
UPDATEBALI.com, BADUNG – Bertepatan dengan rahina Tumpek Wayang, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri Karya Melaspas, Mapedudusan Alit, Caru Rsi Gana, dan Piodalan di Pura Bhagawan Penyarikan, Banjar Adat Jerokuta, Jimbaran, pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Rangkaian upacara dipuput oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Griya Lingga Bhuwana, Jimbaran, dan dihadiri anggota DPRD Badung Made Sudira, perwakilan Camat Kuta Selatan, Lurah Jimbaran, paiketan Kelian Adat se-Desa Adat Jimbaran, Kelian Dinas se-Kelurahan Jimbaran, serta krama Banjar Jerokuta.
Pada kesempatan tersebut, Wabup menyerahkan punia sebesar Rp30 juta kepada panitia karya yang diterima oleh Nyoman Warta.
Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada krama Banjar Adat Jerokuta yang berhasil melaksanakan karya secara swadaya, menggunakan kas banjar serta punia dari pengusaha dan tokoh masyarakat setempat.
“Pelestarian budaya sangat penting mengingat Kabupaten Badung merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang rohnya ada pada budaya, sekaligus menjadi sumber pendapatan utama. Saya mengajak warga Banjar Adat Jerokuta untuk bersama menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.
Wabup juga menegaskan pentingnya Balai Banjar yang telah dibangun sebagai pusat peradaban, tempat pertemuan warga dalam merumuskan program-program di tingkat banjar dan dinas.
“Gunakan balai banjar sebaik mungkin, dan saya mengajak warga Banjar Adat Jerokuta bersatu mendukung program pemerintah untuk mewujudkan krama Badung hidup sehat, sejahtera, bahagia, gemah ripah lohjinawi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Nyoman Warta melaporkan bahwa pelaksanaan karya ini dilandasi semangat gotong royong krama, dengan dana berasal dari kas banjar dan punia dari pengusaha serta warga Banjar Adat Jerokuta.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah membantu pembangunan balai banjar senilai Rp2 miliar, dan berharap dukungan berlanjut untuk program pembangunan di Banjar Adat Jerokuta ke depan.(den/ub)


