
UPDATEBALI.com, TABANAN – Suasana penuh semangat dan rasa cinta tanah air begitu terasa saat Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Pawai Kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia, Kamis 7 Agustus 2025 di Taman Perjuangan Singasana.
Didampingi oleh istri tercinta, Rai Wahyuni Sanjaya, serta jajaran pimpinan daerah lainnya, acara ini disambut gegap gempita oleh masyarakat yang memadati Jalan Pahlawan.
Momentum tahunan ini menjadi magnet ribuan warga Tabanan yang antusias menyaksikan penampilan berbagai kelompok, mulai dari pelajar, komunitas seni, hingga organisasi perangkat daerah. Sorak-sorai warga dan tepuk tangan bergemuruh mewarnai setiap penampilan peserta yang tampil atraktif dan kreatif dalam barisan pawai.
“Kegiatan ini merupakan simbol nyata semangat perjuangan dan cinta tanah air dari masyarakat Tabanan. Pawai ini adalah bukti bahwa kita semua, tanpa terkecuali, ikut andil dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat gotong royong dan kegembiraan bersama,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Komang Sanjaya ini menekankan pentingnya memaknai peringatan kemerdekaan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas. Ia mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat—mulai dari siswa, perangkat desa, hingga pegawai pemerintah.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dirawat bersama. Mari jadikan perayaan ini sebagai ajang memperkuat persatuan dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari Tabanan dan bangsa Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Rai Wahyuni Sanjaya, selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan kali ini.
“Kebersamaan yang terlihat hari ini sangat menyentuh hati. Ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme tetap menyala dan terus diwariskan dari generasi ke generasi,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan semangat kemerdekaan sebagai pondasi dalam menjaga persatuan di tengah tantangan zaman, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.
Rangkaian pawai tahun ini diwarnai dengan parade drumband dari Pemkab Tabanan dan sekolah-sekolah, penampilan barongsai, barong bangkung, paskibraka, hingga atraksi seni dari komunitas kreatif Singasana dan Bangkal Ganas. Tak kalah menarik, pawai juga diisi dengan lomba gerak jalan kreasi dan humor antar-OPD, yang mengundang gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para penonton.
Puncak acara ditandai dengan penampilan istimewa dari anak-anak sekolah yang membawakan tarian dan lagu perjuangan. Semua ini membuktikan bahwa semangat “meliang-liang” atau meriah bersama dalam merayakan Hari Kemerdekaan tetap hidup di tengah masyarakat Tabanan.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh, menjadi bagian dari upaya membangun Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Bupati Sanjaya.(den/ub)


