spot_img
spot_img
BerandaBali34 Nelayan Adu Cepat di Laut Utara Bali, Buleleng Kembali Gaungkan Semangat...

34 Nelayan Adu Cepat di Laut Utara Bali, Buleleng Kembali Gaungkan Semangat Bahari

UPDATEBALI.com, BULELENG – Setelah vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, Lomba Perahu Layar akhirnya kembali digelar dalam rangkaian Lovina Festival 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama festival yang digelar untuk membangkitkan semangat bahari dan kebersamaan masyarakat pesisir Buleleng.

Perlombaan yang dibuka langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, berlangsung di Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan, Sabtu, 26 Juli 2025.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan para nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi pesisir utara Bali.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan lomba ini.

Baca Juga:  Dua Kelompok Buruh di Ungasan Bentrok, Satu Unit Sepeda Motor Dibakar

“Setelah sempat terhenti selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, tahun ini kita dapat menyelenggarakannya kembali dengan penuh semangat dan antusiasme,” ujar Sutjidra.

Ia menegaskan bahwa lomba perahu layar bukan hanya ajang olahraga atau kompetisi semata, tetapi juga sebagai bentuk perayaan budaya dan identitas masyarakat bahari Buleleng yang kaya akan potensi kelautan.

“Ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan semangat kelautan yang telah lama menjadi identitas dan kekuatan masyarakat pesisir kita,” tegasnya.

Buleleng, yang memiliki garis pantai terpanjang di Bali, dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga:  Seni Pertunjukan Kelas Dunia Siap Warnai Buleleng, BIRF Kembali Digelar Maret 2026

Oleh karena itu, Bupati berharap agar kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan menjadi ajang tahunan yang memperkuat kecintaan generasi muda terhadap laut.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng, I Gede Putra Aryana, melaporkan bahwa sebanyak 34 peserta turut ambil bagian dalam lomba perahu layar tahun ini. Demi memastikan keselamatan para peserta, panitia menetapkan sejumlah aturan ketat.

“Terkait keselamatan peserta, kita membatasi usia maksimal 58 tahun, karena dianggap masih dalam masa produktif. Setiap peserta wajib menggunakan pelampung, membawa surat keterangan sehat dari puskesmas, dan semuanya telah mengikuti technical meeting. Asuransi juga sudah kami siapkan,” terang Putra Aryana.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Pemantauan Vaksinasi Massal Oleh Wakapolri di Beachwalk Kuta

Lomba perahu layar ini menempuh jarak sekitar 15 hingga 17 kilometer. Titik start dimulai dari Pantai Kerobokan, dengan posisi perahu peserta masih menempel di pasir.

Selanjutnya, peserta harus menavigasi perahu melewati sejumlah titik pembelokan yang telah ditentukan di laut, hingga mencapai garis finis di Pantai Binaria Lovina.

Dengan digelarnya kembali lomba ini, harapan besar muncul untuk menghidupkan kembali tradisi bahari yang sempat redup, sekaligus menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi berbasis laut di Kabupaten Buleleng.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments