UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ny. Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Agung Mamungkah Madya di Pura Dalem Cungkub, Banjar Adat Mambal Delodan, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Rabu, 23 Juli 2025.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga turut sembahyang bersama krama yang dipimpin oleh Jro Pemangku Pura Dalem Cungkub.
Turut hadir dalam prosesi suci tersebut anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa, Kapolsek dan Danramil Abiansemal, Majelis Desa Adat Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Mambal, unsur BPD, LPM, Kelian Dinas se-Desa Mambal, Bendesa Adat Mambal, serta krama agung Banjar Adat Mambal Delodan.
Sebagai bentuk dukungan atas terselenggaranya karya, Bupati Adi Arnawa menyerahkan punia sebesar Rp 20 juta, sementara Wakil Bupati Badung turut menyumbangkan dana sebesar Rp 15 juta. Bantuan ini secara simbolis diterima oleh Ketua Panitia Karya.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Karya Agung Mamungkah Madya yang berjalan dengan penuh khidmat.
“Saya hadir sebagai bukti bahwa pemerintah daerah sangat peduli dan memperhatikan krama Banjar Mambal Delodan. Ini merupakan bentuk bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga melalui karya ini, jagat Badung senantiasa gemah ripah loh jinawi,” ucapnya.
Sementara itu, Kelian Banjar Adat Mambal Delodan, Wayan Sudana, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan pembangunan fisik Pura Dalem Cungkub telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2016 dan rampung pada tahun 2024 dengan dukungan penuh dari Pemkab Badung.
Selanjutnya, Karya Agung Mamungkah Madya dapat digelar berkat dukungan APBDes Desa Mambal senilai lebih dari Rp 800 juta.
“Atas nama krama Banjar Adat Mambal Delodan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Perbekel Desa Mambal yang telah banyak membantu. Harapan kami, ke depan program-program yang belum terlaksana juga bisa difasilitasi,” ujar Wayan Sudana.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat spiritualitas masyarakat, tetapi juga mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pelestarian adat dan budaya Bali.(den/ub)





