UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota TP PKK Provinsi Bali yang telah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Hal itu disampaikannya dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Rapat Gedung Gajah, Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster mengapresiasi dedikasi dan ketekunan tim yang mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas secara tertib meskipun jadwal kegiatan terbilang padat dan berlangsung hingga malam hari.
“Saya tahu kegiatan tersebut sangat padat, bahkan kadang berlangsung hingga larut malam. Terima kasih sudah menyediakan tenaga ekstra,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Bali di tengah ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Menurutnya, meskipun berada jauh dari daerah asal, identitas sebagai wakil Bali tetap melekat dan harus dijaga.
“Terima kasih juga karena sudah ikut menjaga nama baik kita di tengah ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Ny. Putri Koster juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa turut serta dalam kegiatan Rakernas di Samarinda. Ia menjelaskan bahwa dirinya memiliki sejumlah agenda penting di Bali, salah satunya terkait penetapan dirinya sebagai Duta Program Strategis Bali Sadar (PSBS) PADAS dalam penanganan sampah, serta keterlibatannya dalam Pesta Kesenian Bali (PKB).
“Sejak saya didapuk menjadi Duta PSBS PADAS, ada tanggung jawab besar di pundak saya untuk ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah sampah di Bali. Apalagi PKB juga menjadi ajang yang tepat untuk mempromosikan hal tersebut,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam PSBS PADAS bukan semata karena posisinya sebagai istri Gubernur Bali, melainkan karena panggilan tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Jangan disangka saya mendapat gaji dari SK tersebut. Ini murni karena saya bekerja dengan tulus demi Bali,” tegasnya.
Menyinggung masalah sampah, khususnya sampah organik, ia menyatakan perlunya sinergi lintas jenjang pemerintahan. Untuk itu, ia berencana bersurat kepada bupati/wali kota hingga kepala desa agar masing-masing wilayah turut menunjuk duta PSBS PADAS.
Sementara itu, Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali, I Nyoman Mendra, melaporkan sejumlah hasil penting Rakernas PKK 2025 di Samarinda. Salah satu poin utama adalah rumusan visi PKK 2025–2030, yaitu:
“Terwujudnya Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”
Rakernas yang digelar di Plenary Hall Convention Center Sempaja tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk.
Dalam sambutannya, Wamendagri menyampaikan bahwa Rakernas PKK tahun ini menjadi momentum penting dalam penataan ulang arah gerakan PKK secara nasional.
Tiga dokumen strategis yang dihasilkan dalam Rakernas kali ini adalah:
Rencana Induk Gerakan PKK 2025–2029,
Strategi Gerakan PKK, dan
Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan PKK.
Ketiga dokumen ini diharapkan mampu membuat program PKK lebih sistematis, terukur, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.(yud/ub)





