UPDATEBALI.com, DENPASAR – Suasana khidmat menyelimuti Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, saat pelaksanaan Upacara Melaspas dan Peresmian Balai Banjar yang rampung direnovasi, Kamis 10 Juli 2025, bertepatan dengan Purnama Kasa.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara langsung hadir bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa dalam seremoni yang menjadi penanda dimulainya fungsi kembali balai banjar sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Wali Kota Jaya Negara juga menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian, disaksikan oleh Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, anggota DPRD AA Putu Gede Wibawa, Camat Denpasar Barat Ida Bagus Made Purwanasara, serta para tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Jaya Negara menyampaikan bahwa keberadaan balai banjar memiliki nilai penting, tidak hanya sebagai sarana kegiatan adat dan sosial, tetapi juga sebagai simbol kekuatan kebersamaan masyarakat. Renovasi ini, menurutnya, adalah buah dari semangat gotong royong yang menjadi roh pembangunan Kota Denpasar.
“Melalui momentum ini, saya harap balai banjar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal, baik untuk pelaksanaan upacara keagamaan maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Ini bagian dari penguatan nilai spiritual dan sosial masyarakat kita,” ujar Jaya Negara.
Ia juga menegaskan bahwa proses renovasi yang telah rampung merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat, selaras dengan filosofi Vasudhaiva Kutumbakam, yang menempatkan seluruh masyarakat sebagai satu keluarga besar.
Ketua Panitia kegiatan, Jro Mangku Pande Sudirta, menyampaikan bahwa upacara Melaspas dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Keniten dari Griya Beraban. Renovasi bangunan balai banjar tersebut telah berlangsung sejak Juli 2024 dan kini telah siap digunakan kembali.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemkot Denpasar. Semoga balai banjar ini bisa jadi pusat aktivitas warga untuk memperkuat rasa kebersamaan dan partisipasi dalam pembangunan,” ujar Jro Mangku Sudirta.(per/ub)





