spot_img
spot_img
BerandaBaliTangani Sampah dari Hulu, Bupati Sutjidra Dorong Program PADAS di Tingkat Desa

Tangani Sampah dari Hulu, Bupati Sutjidra Dorong Program PADAS di Tingkat Desa

UPDATEBALI.com, BULELENG – Untuk menjawab persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Buleleng, Bupati I Nyoman Sutjidra mendorong penerapan program Palemahan Kedas atau PADAS secara menyeluruh di tingkat desa dan desa adat.

Program ini menjadi strategi penting dalam pengelolaan sampah berbasis sumber langsung dari rumah tangga.

Bupati Sutjidra menegaskan bahwa pendekatan PADAS menuntut partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sebelum sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Menurutnya, paradigma lama “ambil, angkut, buang” harus segera ditinggalkan, digantikan dengan pola pengelolaan yang bertanggung jawab di tingkat lokal.

Baca Juga:  Bupati Sutjidra Serahkan Bantuan untuk Warga Rentan di Penarukan

“Setiap desa harus mampu mengolah sampahnya sendiri. Jangan hanya dikumpulkan dan dibuang, tapi diolah dulu. Bentuk paling sederhana bisa seperti konsep teba modern di pekarangan rumah,” kata Sutjidra saat ditemui, Senin 7 Juli 2025.

PADAS mendorong optimalisasi pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, serta pengolahan sampah anorganik menjadi bahan daur ulang bernilai guna. Program ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengatasi maraknya keberadaan TPA ilegal.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, PSBS Bali Sasar Abiansemal dan Petang

Dalam implementasinya, Bupati menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat. Ia menyebut bahwa perubahan pola pikir warga merupakan kunci utama kesuksesan program ini. Pemkab pun akan melakukan pendampingan, bahkan memberikan sanksi bagi wilayah yang masih membuang sampah secara sembarangan.

“Kalau masih ada TPA liar, akan kita tindak. Tapi kita juga siap membina,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Bersama Gubernur Koster dan Kepala BI Bali Saksikan Penandatangan dengan Marriot Group

Terkait penanganan sampah residu atau yang tak bisa didaur ulang, Pemkab Buleleng berencana membangun titik-titik fasilitas pengolahan di tiap kecamatan. Fasilitas ini nantinya akan menjadi solusi akhir untuk residu, sekaligus mendukung target pengurangan sampah di Buleleng secara menyeluruh.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments