spot_img
spot_img
BerandaBaliRSUD Buleleng Buka Ruang Akasia, Wujud Nyata Kepedulian pada Kesehatan Jiwa

RSUD Buleleng Buka Ruang Akasia, Wujud Nyata Kepedulian pada Kesehatan Jiwa

UPDATEBALI.com, BULELENG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng resmi membuka layanan rawat inap khusus bagi pasien dengan gangguan kesehatan jiwa melalui fasilitas baru bernama Ruang Akasia.

Inovasi layanan ini menjadi langkah strategis RSUD Buleleng dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan jiwa yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah, khususnya ke Bangli.

Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, menyampaikan bahwa pembukaan ruang rawat inap jiwa ini dilandasi oleh keinginan sederhana namun sangat penting, yakni menghadirkan layanan kesehatan mental yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan manusiawi bagi masyarakat Buleleng dan sekitarnya.

“Selama ini kalau ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa berat, masyarakat harus merujuk ke Bangli. Selain jauh, biaya transportasi dan tenaga pendamping pun menjadi beban. Kini kami hadirkan solusi agar pasien bisa dirawat di sini. Harapannya, motivasi sembuh menjadi lebih besar karena dukungan keluarga lebih dekat,” ungkap dr. Arya.

Baca Juga:  OJK Bali Percepat Penyaluran Kredit Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha.
Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

Ruang Akasia dilengkapi lima bangsal rawat inap, termasuk satu ruang isolasi berkeamanan tinggi yang dirancang khusus untuk pasien dengan kondisi berat dan berisiko membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Sementara empat bangsal lainnya diperuntukkan bagi pasien dengan gejala seperti gaduh gelisah namun tanpa memerlukan pengamanan maksimum.

“Desain ruangannya harus khusus. Terisolasi dari bangsal umum, namun tidak terasa seperti penjara. Aman bagi pasien, keluarga, dan lingkungan rumah sakit, serta tetap memperhatikan kenyamanan psikologis,” jelasnya.

Dr. Arya menegaskan bahwa layanan di Ruang Akasia telah memenuhi seluruh standar nasional dari Kementerian Kesehatan. RSUD Buleleng kini memiliki dua psikiater aktif dan siap menambah tenaga kesehatan jiwa sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Astra On The Go 2024, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kontribusi Sosial Insan Astra

Selain itu, seluruh obat-obatan psikiatri tersedia lengkap, didukung dengan sarana medis seperti alat restrain untuk situasi khusus.

“Semua SOP, sarana, hingga profil gedung sudah sesuai ketentuan Kemenkes. Bahkan sebelum operasional, dilakukan visitasi dan evaluasi menyeluruh. Ini bukan layanan asal buka, tapi sangat terstandar,” tegasnya.

Lebih dari sekadar pengobatan medis, RSUD Buleleng juga menyediakan lingkungan rehabilitatif yang mendukung pemulihan psikologis pasien.

Halaman terbuka yang luas disiapkan sebagai ruang terapi psikologis, dan ke depannya akan ditambah fasilitas olahraga dan seni sebagai media ekspresi dan pemulihan pasien.

“Kami ingin ruang ini tak hanya mengobati secara medis, tapi juga memberi ruang ekspresi dan harapan. Pasien merasa dihargai, keluarga merasa tenang,” ujar dr. Arya.

Baca Juga:  HUT Korpri Peduli Berbagi kepada Masyarakat

Meskipun layanan kesehatan jiwa kini telah tersedia di RSUD Buleleng, rumah sakit tetap membuka opsi rujukan untuk kasus-kasus tertentu yang memerlukan peralatan khusus atau terapi lanjutan yang belum tersedia di fasilitas ini, seperti terapi kejut listrik (ECT) untuk kasus depresi berat.

“Apa yang bisa kita tangani, kita tangani. Yang butuh alat lebih advance seperti terapi ECT tetap akan dirujuk ke fasilitas yang lebih lengkap,” tutup dr. Arya.

Dengan hadirnya Ruang Akasia, RSUD Buleleng menegaskan peran sentralnya dalam pelayanan kesehatan mental yang menyeluruh, terstandar, dan berempati, sekaligus menjadi tonggak penting dalam membangun sistem layanan kesehatan jiwa yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat Buleleng.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments