spot_img
spot_img
BerandaBaliDorong Pelestarian Budaya, Wawali Denpasar Saksikan Puncak SHOOF 2025

Dorong Pelestarian Budaya, Wawali Denpasar Saksikan Puncak SHOOF 2025

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyaksikan langsung puncak Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) pada Minggu, 30 Maret 2025, di depan Banjar Kaja Sesetan.

Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) yang digelar saat Ngembak Geni (sehari setelah Nyepi) tahun ini mengusung tema “Suciptaning Bhuana”.

Acara ini turut dihadiri oleh Budayawan Prof. Bandem, Wakil Ketua DPRD Denpasar Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Panglingsir Pura Kaja Sesetan I Gusti Ngurah Oka Putra, tokoh masyarakat setempat, Prajuru Banjar Kaja Sesetan, serta anggota Sekehe Teruna (ST) Banjar Kaja Sesetan.

Baca Juga:  Jaya Negara Buka Dangri Kangin Festival 2023, Tumbuhkan Seni Budaya di Tingkat Desa

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan bahwa Omed-Omedan merupakan tradisi unik yang menjadi identitas Banjar Kaja Sesetan serta Kota Denpasar secara keseluruhan.

“Omed-Omedan dapat menjadi pemacu dalam pelestarian budaya, daya tarik pariwisata, serta penggerak ekonomi masyarakat lokal. Semua unsur ini berpadu dalam SHOOF,” ujar Arya Wibawa.

Baca Juga:  PDIP Gelar Festival Bakar Ikan Nusantara

Lebih lanjut, Arya Wibawa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen penuh untuk mendukung dan mendorong pengakuan Omed-Omedan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pengakuan ini diharapkan menjadi pijakan bagi pelestarian tradisi Omed-Omedan bagi generasi mendatang.

“Kami juga mengapresiasi semangat generasi muda Banjar Kaja Sesetan yang terus melestarikan tradisi Omed-Omedan di tengah arus modernisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival Tahun 2025, I Putu Gede Krisna Widanta, menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tradisi Omed-Omedan, tetapi juga dikemas dengan berbagai kegiatan lain seperti stan kuliner, hiburan musik, lomba Ogoh-Ogoh Mini, penyerahan bibit tanaman, serta pertunjukan kesenian tradisional.

Baca Juga:  Sekda Bali Dorong Literasi Keuangan untuk Ekonomi Bali yang Inklusif dan Berkelanjutan

“Dengan konsep yang lebih luas dan inovatif, SHOOF diharapkan semakin memperkuat eksistensi Omed-Omedan sebagai bagian dari kekayaan budaya Bali yang tetap lestari sepanjang zaman,” ujarnya.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments