UPDATEBALI.com, BADUNG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Sekaa Teruna Teruni (STT) Catur Yowana Giri Banjar Sandakan, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Badung, berlangsung meriah pada Jumat, 17 Januari 2025.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Turut hadir anggota DPRD Badung Bima Nata, Camat Petang AA. Ngr Raka Sukaeling, unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta, serta berbagai tokoh masyarakat, perangkat desa, dan perwakilan STT se-Desa Sulangai.
Sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda, Pemkab Badung memberikan bantuan dana sebesar Rp 10 juta. Selain itu, Bupati Giri Prasta secara pribadi menyalurkan bantuan Rp 20 juta, anggota DPRD Badung Bima Nata membantu Rp 10 juta, dan Pemerintah Desa Sulangai memberikan bantuan sebesar Rp 5,5 juta.
Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta mengajak masyarakat Desa Sulangai untuk selalu ngastiti bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa demi keselamatan dan kesejahteraan bersama. Ia juga mengingatkan pentingnya bersatu dalam setiap kegiatan, termasuk di lingkungan banjar.
Bupati Giri Prasta menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, terutama Generasi Z, untuk terus mengembangkan kegiatan positif melalui peran aktif di Sekaa Teruna.
Ia menyebut Generasi Z sebagai “agent of change” yang memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan menuju masa depan yang lebih baik.
“Kalian harus bersatu. Di banjar ini terdapat tiga pilar—wimuda, winata, dan wiwerda—yang melibatkan anak-anak, Sekaa Teruna, dan orang tua. Jika ketiganya bersatu, pasti akan tercipta harmoni dan kekuatan besar. Saya berpesan, jangan berbuat hal-hal negatif,” ujar Giri Prasta.
Ketua Panitia HUT STT, I Gst Ngr Agung Yuda Putra, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Badung dan para undangan lainnya. Dengan tema “Sampat Lidi” yang berarti “Raket Rumaket Jangkep Mesikian,” HUT ke-43 ini mengusung makna persatuan, kesatuan, dan gotong royong. Filosofi sapu lidi menjadi simbol kekuatan yang lahir dari kebersamaan.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati hari jadi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kami untuk berkontribusi kepada masyarakat. Melalui berbagai aktivitas, kami berupaya mempererat persatuan, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat prinsip Tri Hita Karana,” ujar Yuda Putra.
Perayaan HUT ke-43 STT Catur Yowana Giri diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kreativitas generasi muda, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat Desa Sulangai. (den/ub)





