Wabup Badung Resmikan Monumen Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

0
435
Wabup Ketut Suiasa menghadiri acara melaspas dan peresmian Monumen Pahlawan Nasional Brigjen (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai Panglima I Kodam IX Udayana, di Monumen I Gusti Ngurah Rai, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Jumat (21/6).
Wabup Ketut Suiasa menghadiri acara melaspas dan peresmian Monumen Pahlawan Nasional Brigjen (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai Panglima I Kodam IX Udayana, di Monumen I Gusti Ngurah Rai, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Jumat (21/6). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri acara melaspas dan peresmian Monumen Pahlawan Nasional Brigjen (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai yang bertempat di Monumen I Gusti Ngurah Rai, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 21 Juni 2024.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Perwakilan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Penglingsir Puri Carangsari, Puri Petang, Puri Ubud, Puri Karangasem, dan Puri Kesiman.

Selain itu, hadir juga Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mewakili Pj. Gubernur Bali, Forkopimda Provinsi Bali, Perwakilan Ketua DPRD Provinsi Bali, Komandan Lanal Denpasar Bali, Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Ketua DPRD Badung yang diwakili oleh anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara dan I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, Forkopimda Badung, OPD di Lingkungan Kabupaten Badung, Camat Petang AA. Ngr Raka Sukaeling, serta unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel se-Kecamatan Petang, dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Launching TPAKD Kabupaten Badung 2024

Dalam sambutannya, Wakil Bupati I Ketut Suiasa menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Badung dalam acara melaspas dan peresmian Monumen Pahlawan Nasional Brigjen I Gusti Ngurah Rai. Ia menjelaskan bahwa pembangunan dan perluasan lahan monumen, lengkap dengan sarana dan prasarana, telah dimulai sejak tahun 2023.

“Pengadaan lahan seluas lebih dari 2 hektar ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 18 miliar, sementara pembangunan fisik dan sarana pendukung lainnya menghabiskan anggaran sebesar Rp 24 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wabup Ketut Suiasa Terima Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Badung

Wakil Bupati Suiasa menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk penghormatan dan bakti kepada I Gusti Ngurah Rai, dengan tujuan menjaga nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, dan ideologi kebangsaan.

“Semangat dari I Gusti Ngurah Rai harus terus hidup dan dimaknai bahwa beliau akan hidup sepanjang zaman. Ini adalah bentuk bhakti kita atas nama masyarakat Kabupaten Badung kepada jasa-jasanya dalam meraih kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Suiasa juga menekankan dampak positif dari pembangunan monumen ini bagi Desa Carangsari yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata.

Baca Juga:  Universitas Udayana Kembali Kukuhkan Enam Guru Besar Tetap

“Monumen ini akan memperkuat Desa Carangsari sebagai destinasi wisata, memberikan nilai ideologis, nasionalis, dan patriotisme yang kuat, serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” jelasnya.

Perbekel Desa Carangsari, I Made Sudana, dalam laporannya menyatakan bahwa acara melaspas dan peresmian ini menandai rampungnya pembangunan monumen dan sarana prasarana lainnya.

“Semua ini berkat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung,” katanya. Ia juga berharap monumen ini dapat menjadi tempat bersejarah yang menghidupkan kembali semangat kepahlawanan I Gusti Ngurah Rai dan menjadi ikon Desa Carangsari.

Monumen ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk melanjutkan semangat perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai. (den/ub)