UPDATEBALI.com, DENPASAR – PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2024 dengan menerjunkan 1.058 personel yang ditempatkan di 81 posko siaga. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan beribadah serta berlibur di Bali selama masa siaga dari 16 hingga 18 Juni 2024.
Pelaksana Harian (Plh.) General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Edyansyah, menyampaikan komitmen ini saat melakukan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid Nusa Penida pada Rabu, 13 Juni 2024. Menurutnya, personel yang terdiri dari petugas pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga operasi sistem akan siaga penuh. Selain itu, tim pendukung juga bersiaga untuk memastikan layanan teknik dan internet tetap dapat diakses 24 jam.
“Personel PLN yang bertugas tak hanya berasal dari pegawai saja namun juga mitra kerja PLN yang siap disiagakan 24 jam selama Idul Adha 2024 mendatang,” ujar Edyansyah.
Kesiapan ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah serta wisatawan domestik yang diprediksi akan memanfaatkan libur Idul Adha untuk berkunjung ke Bali.
“Libur dalam menyambut Idul Adha bisa jadi akan dimanfaatkan oleh wisatawan domestik yang akan mengunjungi Bali, sehingga antisipasi PLN akan terus diperkuat dan disiapkan jauh – jauh hari demi kenyamanan masyarakat di Bali,” tambahnya.
Selain personel, PLN juga telah menyiapkan sejumlah peralatan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak, termasuk pemasangan Uninterruptible Power Supply (UPS) di lokasi peribadatan terbesar. Sebelumnya, pengecekan Instalasi Milik Pelanggan (IML) juga akan dilakukan untuk memastikan keandalan listrik.
“Jika diperlukan, kami siap mendatangkan UPS untuk memastikan listrik di lokasi peribadatan semakin andal dengan terlebih dahulu melakukan assesment pada instalasi listrik yang ada di sisi pelanggan,” jelas Edyansyah.
Edyansyah berharap masyarakat dapat merayakan Idul Adha 2024 dengan tenang dan penuh suka cita berkat dukungan kelistrikan yang andal dari PLN. (yud/ub)





