
UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Menyadari ancaman game online yang mengganggu kreativitas anak, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bali menggelar webinar literasi digital di Kabupaten Klungkung pada Kamis 16 Mei 2024 dari pukul 09.00 hingga 11.00 WITA.
Webinar bertema “Kreatif di Dunia Digital Sejak Dini” ini menghadirkan Relawan TIK Indonesia I Gede Putu Krisna Juliharta, penyiar radio dan kreator konten Danin Sibilo, serta musisi Raka Maukar sebagai pembicara, dengan moderator Fifien Ervianti. Webinar ini akan dibuka oleh Menteri Kominfo, Budi Arie, yang memberikan keynote speech.
Peserta webinar, termasuk siswa dan guru yang mengikuti lewat kegiatan nonton bareng (nobar), bisa mendaftar secara gratis di link https://s.id PendaftaranBalinustra160524. Mereka juga berkesempatan mendapatkan e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan voucher e-wallet senilai Rp 1.000.000 untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik.
Kemenkominfo menjelaskan bahwa kreativitas di ranah digital perlu diajarkan sejak dini, mengingat potensi budaya lokal Indonesia yang kaya. Bali, misalnya, memiliki banyak olahan bebek Betutu dan aneka menu lain yang menarik untuk dijadikan konten digital oleh siswa di Klungkung.
Aplikasi digital seperti Chat GPT dan AI lainnya bisa membantu meningkatkan kreativitas anak, namun guru harus bijak memverifikasi konten yang diakses siswa untuk mencegah kecanduan game online yang berpotensi merugikan.
Webinar ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Kemenkominfo yang bertujuan mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dan masyarakat. Hingga akhir 2023, sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program literasi digital ini, dan ditargetkan mencapai 50 juta orang hingga akhir 2024.
Program #literasidigitalkominfo, yang dimulai pada Februari 2024, berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.
Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta dari total populasi 278,7 juta jiwa, menunjukkan pentingnya kecakapan digital bagi masyarakat. (yud/ub)


