Sakit Kronis, WNA Australia Dievakuasi ke RSUD Buleleng

0
333
Jefferey Walters, Warga Negara Asing (WNA) Australia saat dievakuasi ke RSUD Buleleng. Sumber Foto : Istimewa

UPDATEBALI.com, BULELENG – Seorang Warga Negara Asing (WNA) Australia bernama Jefferey Walters (74) yang tinggal di Jalan Celuk Agung, Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng akhirnya berhasil dievakuasi Dinas Sosial usai sempat menolak untuk mendapatkan perawatan medis, lantaran mengalami sakit kronis.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra menyampaikan, pihaknya mendapat laporan adanya WNA Australia dan asisten rumah tangga bernama Baiq Faridah (82) tengah mengalami sakit kronis, pada Selasa 16 Maret 2024.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Memberi, TP PKK Badung Dengarkan Suara Penyandang Disabilitas Lewat Home Visit

Menyikapi laporan tersebut, pihaknya langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama petugas medis dari RSUD Buleleng dan Bidan Desa. Namun keduanya menolak untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami coba terus lakukan pendekatan secara pelan – pelan sampai akhirnya dia mau. Kondisi WNA tersebut sudah tidak terurus apalagi pengasuhnya juga sakit dan mereka tidak makan dan minum,” Ujar Kariaman, saat dikonfirmasi, pada Kamis 18 April 2024.

Baca Juga:  Gubernur Koster Sampaikan Arah Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru

Kemudian, keduanya akhirnya bersedia mendapat perawatan dan langsung dilarikan ke RSUD Buleleng menggunakan ambulan. Selain itu, pihaknya juga berkomunikasi dengan Imigrasi Singaraja, sehingga pihak sponsor langsung menindaklanjuti dengan menanggung biaya perawatan medis WNA tersebut.

Disisi lain, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Hendra Setiawan mengatakan, usai dilakukan pengecekan terkait kelengkapan izin tinggalnya, WNA tersebut ternyata mengantongi Izin Tinggal Tetap (ITAP) Lansia.

Baca Juga:  Sasar Semua Desa di Bangli, Sariasih Sedana Arta Pimpin Kegiatan Menyapa dan Berbagi

“Tidak over stay, yang bersangkutan memiliki ITAP, kami sudah koordinasikan ke penjamin dan kami sudah berikan edukasi kepada mereka tentang tanggungjawabnya,” singkat dia.(dna/ub)