DISKOP UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Bagi SDM Koperasi

0
304
DISKOP UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Bagi SDM Koperasi
DISKOP UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Bagi SDM Koperasi. Sumber foto: Humas Kominfo Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi di Kabupaten Badung, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Badung kembali menggelar diklat uji sertifikasi dan kompetensi.

Kegiatan ini diadakan di Hotel Made Bali, Sempidi, pada Senin 18 Maret 2024 dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana, S. Sos., M. Si.

Acara ini juga disaksikan oleh berbagai pihak penting, termasuk Ketua Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Badung, I Made Sutarma, Kepala Pusat Koperasi (PUSKOP) Jagadhita Kabupaten Badung, I Putu Alit Suarsawan, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tutup Festival Tanah Lot, Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Leluhur

Menurut laporan yang disampaikan oleh Plt. Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi (BLK), I Made Subagiaharta, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman SDM koperasi secara bertahap dan terarah. Diklat yang berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 18 hingga 22 Maret 2024, diikuti oleh 25 peserta. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat yang menunjukkan kompetensi yang telah mereka dapatkan.

Baca Juga:  Taman Sekolah Kurang Terawat, Bupati Kembang Langsung Turun Cabut Rumput di SMPN 5 Melaya
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana. Sumber foto: Humas Kominfo Badung

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana, menyatakan bahwa upaya meningkatkan kapasitas SDM koperasi adalah salah satu tolak ukur kemajuan koperasi. Dia berharap bahwa kegiatan pelatihan ini dapat menghasilkan SDM yang kompeten serta meningkatkan jumlah koperasi yang sehat dan aktif.

“Koperasi yang sehat dapat dinilai dari Penilaian Kesehatan Koperasi (PENKES), pemeringkatannya, serta dukungan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Sedangkan koperasi yang aktif dapat dilihat dari pertanggungjawaban koperasi kepada anggota dalam rapat anggota setiap tahunnya,” jelas I Made Widiana.

Baca Juga:  Buka Bali Jagadhita, Pj Mahendra Jaya Harap UMKM Bali dapat Perluas Pasar dan Naik Kelas

Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan SDM koperasi di Kabupaten Badung, sejalan dengan visi pemerintah untuk memajukan sektor koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi lokal.(adv/ub)