Pemkab Badung Rakor Observasi Lapangan Program Kabupaten Anti Korupsi

0
545
Sekda Wayan Adi Arnawa saat memimpin Rapat Observasi Lapangan Program Kabupaten Anti Korupsi di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (4/3).
Sekda Wayan Adi Arnawa saat memimpin Rapat Observasi Lapangan Program Kabupaten Anti Korupsi di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (4/3). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam memerangi korupsi melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Observasi Lapangan Program Kabupaten Anti Korupsi.

Dalam rakor yang berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung pada Senin 4 Maret 2024, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa, bersama Inspektur Luh Suryaniti dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Badung, membahas strategi peningkatan kualitas pengawasan, pelayanan publik, dan budaya kerja anti korupsi di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Bupati Satria Teken Kerja Sama Green Mobility, Nusa Penida Bidik Status Ikon Pariwisata Ramah Lingkungan

Rapat tersebut merupakan bagian dari observasi program percontohan Kabupaten Anti Korupsi yang tengah berjalan di Kabupaten Badung. Dalam wawancara, Sekda Adi Arnawa menyatakan harapannya agar Kabupaten Badung dapat meraih predikat Kabupaten Anti Korupsi. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Badung telah melakukan persiapan matang untuk memaparkan langkah-langkah implementasi yang telah dilaksanakan, khususnya terkait komponen dan indikator yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Pemkab Badung dan ORI Teken MoU untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

“Kami telah berkoordinasi dengan leading sektor Inspektorat untuk memastikan bahwa presentasi yang kami berikan pada tanggal 7 Maret mendatang dapat mencerminkan langkah-langkah nyata yang telah kami lakukan untuk mewujudkan Kabupaten Anti Korupsi,” ujar Adi Arnawa.

Pemerintah Kabupaten Badung berharap, melalui kesempatan tersebut, mereka dapat memperkuat langkah-langkah preventif dan penindakan terhadap praktek korupsi. Langkah-langkah konkret yang telah dilakukan, seperti peningkatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, diharapkan dapat menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lain dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Baca Juga:  Upacara Tawur Agung Kesanga Dipusatkan di Catus Pata Desa Adat Carangsari

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara berbagai pihak terkait dalam memerangi korupsi dan mendorong terciptanya budaya kerja yang bersih dan transparan di Kabupaten Badung. Dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah diharapkan akan menjadi landasan kuat bagi terwujudnya visi Kabupaten Badung sebagai wilayah yang bebas dari korupsi. (den/ub)