Wabup Suiasa Berikan Arahan di FGD, Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Badung

0
360
Wabup Ketut Suiasa memberikan arahan dalam Kegiatan Focus Group Discussion di Ruang Rapat Kriya Gosana Lt. lll Puspem Badung, Selasa (30/1).
Wabup Ketut Suiasa memberikan arahan dalam Kegiatan Focus Group Discussion di Ruang Rapat Kriya Gosana Lt. lll Puspem Badung, Selasa (30/1). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, memberikan arahan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kriya Gosana Lt. III Puspem Badung pada Selasa 30 Januari 2024.

FGD ini bertema “Optimalisasi Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung” dan dihadiri oleh Forkompinda Badung, serta dua narasumber utama, yakni Kepala BPN Badung, Heryanto, dan perwakilan dari Dinas Perhubungan. Hadir juga berbagai pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suiasa menyambut baik kegiatan FGD tersebut dan mengapresiasi inisiatif Dinas PMPTSP Badung. Menurutnya, FGD merupakan langkah positif untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ni Wayan Lilir, Angkat Warisan Leluhur jadi Bernilai Ekonomis

“Ini adalah salah satu usaha untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, baik dari segi administrasi maupun layanan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suiasa menyampaikan harapannya agar Dinas PMPTSP lebih fokus dalam perannya sebagai koordinator sumber daya manusia untuk memastikan koordinasi yang cepat antarinstansi terlibat dalam pelayanan MPP.

Ia juga mengungkapkan niatnya untuk melakukan kajian guna meningkatkan MPP sebagai Unit Pelayanan Terpadu (UPT) agar dapat beroperasi lebih dinamis, praktis, dan efektif.

Baca Juga:  Pemprov Bali Gelar Bina Posyandu Angkatan Ke-7, Perkuat Kapasitas Kader dan Pembina di Klungkung

Mengenai perkembangan MPP di Badung, Wakil Bupati menjelaskan bahwa awalnya berdiri dengan 24 instansi dan kini telah berkembang menjadi 30 instansi, melayani 239 layanan. Suiasa mendorong agar layanan MPP tidak hanya bersifat informatif dan konsultatif, melainkan juga melibatkan proses hingga produksi hasilnya di MPP.

“Kami dorong layanan dari hulu ke hilir, mulai dari informasi, konsultasi, hingga proses dan pencetakan hasilnya, semuanya dilakukan di MPP,” tandasnya.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan, melaporkan bahwa evaluasi penyelenggaraan MPP dilakukan setiap triwulan. Menjelang akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati pada akhir tahun 2024, pihaknya mengundang narasumber dari instansi lain untuk berbagi pengalaman dan memberikan masukan agar MPP tetap berkualitas.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Resmikan TAKSU Badung, Wujudkan Layanan Kesehatan Digital untuk Masyarakat

“Dengan diadakannya FGD ini, diharapkan kegiatan optimalisasi MPP dapat berlanjut, dan kualitas MPP Badung yang meraih predikat 3 besar di Indonesia dari 170 MPP pada tahun 2023 dapat dipertahankan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Suiasa menegaskan bahwa kesuksesan ini bukan hanya milik Pemda Badung, melainkan milik bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan. (den/ub)