Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta Membuka Banglor Festival dan Menandatangani Sertifikat Tari Maskot Desa Sibangkaja

0
327
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka Banglor Festival sekaligus menandatangani sertifikat Tari Maskot Desa Sibangkaja di Lapangan I Gst Ngr Gde Rai Sibangkaja, Jumat (27/10). sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memeriahkan acara Banglor Festival dengan membuka festival yang berlangsung di Lapangan I Gst Ngr Gde Rai Sibangkaja pada Jumat, 27 Oktober 2023, lalu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga menandatangani sertifikat Tari Maskot Desa Sibangkaja yang diberi nama “Sekar Saibang.”

Festival yang mengusung tema “Mukti Ksatrya Mautama” ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku UMKM, penggiat seni, dan budaya di Sibangkaja. Turut hadir dalam acara tersebut Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Ida Kiai Agung Anglurah Mambal Sakti XII yang juga Penglingsir Puri Agung Sibangkaja, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya di Sembung, Soroti Semangat Ngayah dan Kepedulian Lingkungan

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyatakan kebahagiannya bisa berpartisipasi dalam Banglor Festival. Dia juga menyoroti tiga pilar penting dalam pembangunan Desa Sibangkaja, yaitu infrastruktur desa, potensi desa, dan sumber daya manusia. Bupati Giri Prasta berkomitmen untuk mendukung dan melestarikan potensi desa, seperti sumber air permukaan yang bisa dijadikan air minum untuk masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, Bupati Giri Prasta juga memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp 25 juta kepada panitia festival dan masing-masing Rp 1 juta untuk 8 stand banjar yang berpartisipasi dalam festival ini.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Harap Proyek SMART di Ubud Bisa Dukung Bali Menuju Emisi Nol Bersih
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta Membuka Banglor Festival dan Menandatangani Sertifikat Tari Maskot Desa Sibangkaja. sumber foto : Humas Badung

Ketua Panitia Penyelenggara, IGN Agung Sasmitra Wiguna, menjelaskan bahwa Banglor berasal dari Babad Puri “SaiBang Rakta Lor,” yang dapat diartikan sebagai Sibang (Merah) dan Lor (Utara/Kaja). Maka, Banglor dapat diartikan sebagai Sibangkaja. Festival ini mengangkat tema “Mukti Ksatrya Mautama,” yang mencerminkan semangat ksatria dalam mencapai nilai luhur yang utama.

Festival berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Oktober 2023, dan didukung oleh dana dari APBDes serta donatur. Acara ini juga diramaikan dengan parade Gong Kebyar yang melibatkan 7 sekaa teruna dari Desa Sibangkaja, dengan bantuan 1 tim pendamping dari Sanggar Seni Pancer Langit. Terdapat 7 stand potensi di masing-masing banjar dan 1 stand khusus dari Desa Sibangkaja.

Baca Juga:  Alami Kecelakaan saat Bertugas, Tedy Putra Yana dapat Penghormatan dari Bupati Badung

Perbekel Desa Sibangkaja, Ni Nyoman Rai Sujani, menyambut baik kehadiran Bupati Badung dalam acara tersebut. Dia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan positif di Desa Sibangkaja, terutama dalam bidang seni, adat, budaya, dan olahraga. Dukungan ini juga mencakup bantuan dana pembinaan untuk mendukung kegiatan-kegiatan di desa tersebut.

Acara Banglor Festival menjadi momen penting bagi Desa Sibangkaja untuk memperlihatkan potensi dan kekayaan budaya mereka serta memberikan hiburan kepada masyarakat setempat.(den/ub)