spot_img
spot_img
BerandaBaliPariwisata Tabanan: Upaya Membangkitkan Destinasi yang Tertidur

Pariwisata Tabanan: Upaya Membangkitkan Destinasi yang Tertidur

UPDATEBALI.com, TABANAN – Dinas Pariwisata Tabanan mengungkapkan bahwa sektor pariwisata di kabupaten tersebut saat ini bergantung pada 53 destinasi, termasuk 25 Daya Tarik Wisata (DTW) dan 28 Desa Wisata. Sayangnya, seiring pasca-Covid19, kunjungan wisatawan masih terbatas, hanya meningkat sekitar 10 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, AA Ngurah Tenaya, menjelaskan bahwa hanya beberapa DTW yang benar-benar berkembang, seperti Tanah Lot, Jatiluwih, dan Ulundanu Beratan. Di antara destinasi lainnya, Kebun Raya Bedugul juga sedang dalam tahap pengembangan. Desain pengembangan termasuk perluasan area parkir yang dianggap penting untuk menghindari kemacetan.

Baca Juga:  Lewat Bansos Rp2 Juta per KK, Pemkab Badung Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Raya

Sementara itu, 28 desa wisata di Tabanan juga mengalami perkembangan yang relatif stagnan. Upaya untuk mengembangkan desa-desa ini dilakukan dengan konsep desa wisata terintegrasi, di mana obyek wisata dari berbagai desa digabungkan menjadi paket wisata. Namun, upaya ini belum sepenuhnya terwujud karena tingkat kunjungan yang masih rendah.

Meskipun demikian, Dinas Pariwisata Tabanan berkomitmen untuk terus mempromosikan daerah ini dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. (tia/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments