UPDATEBALI.com, BADUNG – Indonesia terus mendapatkan kepercayaan untuk menggelar berbagai acara penting berskala internasional khususnya Bali ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 dan World Water Forum (WWF) 2024, untuk menangani empat masalah kelautan yang dijadwalkan di Nusa Dua, Kabupaten Badung pada 11 Oktober 2023.
Dalam upaya mensosialisasikan kepada masyarakat terkait KTT AIS Forum 2023 dan World Water Forum (WWF) 2024, Kemenkominfo menggelar Media Briefing di Nusa Dua, Badung pada Rabu 9 Agustus 2023.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong menjelaskan, beberapa Kepala negara dikonfirmasi hadir pada KTT AIS yang pertama kali digelar tersebut di antaranya Papua Nugini, Fiji, dan Vanuatu.
“Ada 13 kepala negara akan hadir, kami harap mendekati 11 Oktober makin banyak yang konfirmasi,” jelasnya.

Usman Kansong menyebutkan, KTT AIS yang menjadi wadah kerja sama 51 negara pulau dan kepulauan itu tidak hanya sekedar pertemuan namun menekankan solusi konkrit terkait empat masalah yakni mitigasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut dan tata kelola maritim.
Indonesia memberikan perhatian penting terkait isu tersebut termasuk terkait sampah di laut mengingat Indonesia juga menyumbang sampah plastik di laut mencapai 12,5 juta metrik ton, berdasarkan survei pada 2015 dan belum ada perubahan survei yang terbaru.
Sementara itu, Penasihat Senior Tata Kelola Iklim di Badan PBB terkait Program Pembangunan (UNDP) Indonesia Abdul Wahid Situmorang mengharapkan solusi yang ditawarkan atau dikerjasamakan adalah solusi yang bisa digunakan semua negara baik negara berkembang dan negara maju.
Forum AIS merupakan inisiatif Indonesia yang pertama kali idenya muncul pada 2017 mengingat Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.
“Indonesia kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan dunia merupakan kepercayaan dunia kepada kepemimpinan Tanah Air setelah sejumlah perhelatan penting digelar di antaranya KTT G20, ASEAN Summit di Labuan Bajo dan di Jakarta, serta dalam waktu dekat KTT AIS dan Forum Air Dunia (WWF) 2024,” ungkapnya.
Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo, Septriana Tangkary, dalam kesempatan yang sama menambahkan jika media center sebagai pusat informasi dari penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023 akan dilengkapi dengan fasilitas ruang kerja/briefing media, tempat distribusi khusus pusat siaran Internasional, area makan dan perhotelan, ruang konferensi pers, simultan interpreter, media lounge, internet berkecepatan tinggi, serta perangkat komputer dan laptop.
“Bahkan kata Pak Dirjen nanti bisa juga kita sediakan area pijat refleksi sehingga bisa membantu meredakan kelelahan rekan-rekan jurnalis, kami juga sediakan coffee break dan makan siang, jadi teman-teman media tinggal fokus bekerja, jelas Septriana Tangkary,” tambah Septriana Tangkary.
Selain dihadiri para delegasi dan pemangku kepentingan lainnya, KTT AIS diperkirakan juga dihadiri sekitar 500-1.000 wartawan baik media dari dalam dan luar negeri.(den/ub)





