Salah Satu Korban Penembakan di Kantor MUI Mengalami 10 Jahitan di Tangan

0
161

 

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan salah satu korban insiden penembakan di kantor MUI pada Selasa siang mengalami 10 jahitan di tangan.

"Update dari korban, barusan saya bersama dengan beliau, sudah memperoleh penanganan, ada 10 jahitan di tangan. Mohon doanya mudah-mudahan cepat membaik," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Ni'am Sholeh saat ditemui di Kantor MUI Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 2 Mei 2023.

Baca Juga:  Kampanyekan #Cari_Aman, Astra Motor Bali Bekali Pekerja PT Taurus Gemilang Keselamatan Berkendara

Dia menuturkan, saat ini Tri yang staf administrasi MUI dan menjadi salah satu korban penembakan itu, sudah bisa bercerita secara utuh tentang kronologi penembakan.

"Dia bercerita, saat itu posisinya berusaha menghindar dari tembakan di balik kaca, karena kaca terkena peluru, kemudian pecah berserakan, dia jadi terkena serpihan," ujar dia.

Baca Juga:  Transformasi PLN Jadi Lebih Efisien, Direktur Utama PLN Jadi Indonesia Best 50 CEO di Tahun 2023

Saat ini, Tri dirawat di Rumah Sakit Agung Jakarta Selatan.

Terkait dengan satu korban lainnya, Bambal, ia menyatakan belum dapat mengonfirmasi keadaannya.

{bbbanner}

"Bambal sedang divisum, tapi saya belum tahu persis karena belum ketemu, tetapi kabar terakhir masih visum untuk keterangan lebih lanjut," kata dia.

Berdasarkan keterangan yang diterima dari dr. Elshita, dokter jaga di Rumah Sakit Agung, saat ini Tri sudah pulang dengan keadaan yang aman, stabil, tidak ada keluhan pusing maupun mual, serta hanya luka robek di tangan.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Prihatin Kondisi Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan

Insiden penembakan terjadi di kantor MUI pada Selasa, sekitar pukul 11.15 WIB. Insiden terjadi saat para pimpinan MUI sedang melaksanakan rapat rutin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengungkapkan terduga pelaku penembakan meninggal dunia di lokasi kejadian. (ub/antara)