UPDATEBALI.com, DENPASAR — Komitmen mengampanyekan keselamatan berkendara secara konsisten terus ditunjukkan oleh Astra Motor Bali.
Kali ini, perusahaan main dealer sepeda motor Honda tersebut menggelar pelatihan Safety Riding bagi karyawan PT Taurus Gemilang pada Selasa 23 Desember 2025.
Pelatihan yang diikuti 40 peserta ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan bagian dari budaya kerja yang aman dan bertanggung jawab. Edukasi ini dinilai relevan, mengingat tingginya mobilitas pekerja yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
Dalam sesi pemaparan, Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengulas materi Prediksi Bahaya secara komprehensif. Materi ini menitikberatkan pada kemampuan pengendara membaca potensi risiko sejak dini sebelum berubah menjadi situasi berbahaya.
Yosept menjelaskan, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi bukan karena pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraan, melainkan akibat kurangnya antisipasi terhadap kondisi sekitar serta faktor kelelahan fisik.
“Pengendara tidak cukup hanya mahir mengerem atau bermanuver. Mereka harus mampu mengenali potensi bahaya sejak awal. Ketika kondisi tubuh tidak prima, kemampuan tersebut akan menurun signifikan. Karena itu, menjaga kebugaran sebelum berkendara adalah langkah penting untuk mencegah kecelakaan,” terangnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Astra Motor Bali dalam mendukung penurunan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pekerja. Kolaborasi dengan perusahaan swasta dinilai strategis untuk menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih aman.
PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran keselamatan.
“Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi ini, kami berharap para karyawan tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga mampu mengontrol diri dan mengenali batas kemampuan fisik saat berada di jalan. Semangat #Cari_Aman diharapkan menjadi bekal utama sebelum berangkat dan pulang kerja,” ujarnya.
Edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Agus, salah satu karyawan PT Taurus Gemilang, mengaku memperoleh sudut pandang baru mengenai keselamatan berkendara.
“Materi prediksi bahaya benar-benar membuka wawasan. Selama ini saya merasa sudah aman karena terbiasa berkendara, padahal banyak potensi risiko yang sering terabaikan, terutama saat kondisi badan kurang fit. Edukasi ini sangat aplikatif bagi kami yang setiap hari menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Astra Motor Bali berharap kesadaran akan keselamatan berkendara dapat tertanam kuat dan menjadi bagian dari gaya hidup serta budaya kerja para pekerja.(den/ub)





