spot_img
spot_img
BerandaNews3.380 Orang Lebih Tewas dalam Gempa di Turki

3.380 Orang Lebih Tewas dalam Gempa di Turki

 

UPDATEBALI.com, ANKARA – Senin 6 Februari 2023 dini hari, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang distrik Pazarcik provinsi Kahramanmaras, kemudian sembilan jam kemudian, gempa berkekuatan 7,6 sklala Richter yang berpusat di distrik Elbistan di Kahramanmaras mengguncang wilayah tersebut, memengaruhi beberapa provinsi lainnya, termasuk Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, dan Sanliurfa.

Gempa juga dirasakan di beberapa negara di kawasan, termasuk Lebanon dan Suriah.

Baca Juga:  Migrasi dari Televisi Analog ke Digital di Provinsi Bali akan Dilakukan Usai Piala Dunia 2022

Orhan Tatar, manajer umum pengurangan risiko dari Kepresidenan Manajemen Bencana dan Gawat Darurat (AFAD), mengatakan bahwa 5.775 bangunan runtuh.

Dia menambahkan bahwa lebih dari 24.000 anggota penyelamat saat ini sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Turki akan berkabung nasional selama tujuh hari setelah gempa bumi yang mematikan.

Baca Juga:  Bunda PAUD Badung Apresiasi Kreativitas Anak Usia Dini di Gebyar Kreativitas Mengwi

Presiden Recep Tayyip Erdogan, Senin 6 Februari 2023, mengatakan bahwa dengan gempa tersebut, Turki diguncang oleh bencana terbesar sejak gempa bumi Erzincan tahun 1939.

{bbbanner}

"Negara kami telah mengambil tindakan dengan semua lembaganya sejak terjadi gempa. Semua sumber daya telah dikerahkan," kata Erdogan di kantor AFAD di ibukota Ankara, dimana ia mengkoordinasikan pekerjaan penyelamatan dan bantuan.

Baca Juga:  'Avatar: The Way of Water' Kembali Dominasi Bioskop Korea Selatan

Erdogan juga meminta bangsa untuk "satu hati," dengan mengatakan: "Saya harap kita akan meninggalkan hari-hari bencana ini dalam persatuan dan solidaritas sebagai negara dan bangsa."

Setelah gempa bumi, ucapan belasungkawa mengalir dari seluruh dunia untuk mengungkapkan solidaritas dengan Turki, dan banyak negara mengirimkan tim penyelamat dan bantuan. (ub/antara)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments