spot_img
spot_img
BerandaBaliAngka Lakalantas Meningkat di Buleleng, Kapolres Tekankan 7 Prioritas Penindakan

Angka Lakalantas Meningkat di Buleleng, Kapolres Tekankan 7 Prioritas Penindakan

UPDATEBALI.com, BULELENG – Angka laka lantas di Kabupaten Buleleng selama 6 bulan belakangan mengalami peningkatan. Hal itu dibuktikan dari catatan Satlantas Polres Buleleng, dimana pada 2021 jumlah angka kecelakaan sekitar 302 kasus sedangkan pada 2022 dari awal Januari sampai Juni ada 152 kasus.

Melihat data itu, Kapolres Buleleng AKBP Andrian P, S.H., S.I.K., M.Si. pun menekankan kepada seluruh anggota bahwa ada tujuh prioritas penindakan pelanggaran lalu lintas yang akan dilaksanakan pada operasi patuh Agung tahun 2022

Adapun ketujuh poin penting penindakan yakni pengendara menggunakan ponsel saat berkendara, masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI serta tidak menggunakan safetybelt, dalam pengaruh atau mengomsumsi alkohol, melawan arus, dan pengemudi atau pengendara sepeda motor yang melebihi batas kecepatan.

Baca Juga:  Menteri LHK: Banyak Negara G20 Dukung Kebijakan Iklim Indonesia

Disamping itu, AKBP Andrian menyebutkan munculnya permasalahan lalu lintas kerap dipicu sejumlah faktor yaitu meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, meningkatnya populasi masyarakat, serta meningkatnya pola aktifitas masyarakat.

Ketiga hal ini dapat berimplikasi terhadap munculnya permasalahan-permasalahan di bidang lalu lintas, meliputi meningkatnya pelanggaran lalu lintas dijalan raya dan berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan dan kemacetan.

Baca Juga:  Sekda Badung Dukung Lima Pejabat Badung Ikuti PKN Angkatan XI Provinsi Bali

“Perlu adanya upaya-upaya penanganan secara professional dan komprehensif guna terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan lancar” ungkapnya usai memimpin apel Operasi Patuh Agung 2022 di Lapangan Mapolres Buleleng.

Kemudian menurut AKBP Andrian menilai permasalahan dibidang lalu lintas tidak dapat diselesaikan hanya kerja keras dari pihak Kepolisian. Namun perlu adanya peran serta sinergis antara Polri, pemerinah daerah dan seluruh stakeholder terkait. Sehingga dapat tercapainya koordinasi yang solid guna terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif serta bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Mengidap Diabetes, Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Kaliasem

“Adanya operasi patuh ini maka dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat, khususnya kaum generasi melenial, sehingga mereka dapat lebih paham akan hukum aturan yang berlaku dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas guna menyelamatkan generasi penerus bangsa di masa mendatang,” papar Kapolres.

Sekedar informasi Operasi Patuh Agung tahun 2022 akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai dari hari ini Senin 13 Juni 2022 sampai Minggu 26 Juni 2022, dengan tema, “Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa�. (diana/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments