Badung Bidik Kemandirian Pangan, Anggaran Pertanian Disiapkan dari Produksi hingga Pemasaran

0
19
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti saat Peringatan Hari Kopi Sedunia Tahun 2026 di kawasan Badung Agro Techno Park, Banjar Belok, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Jumat (30/10).
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti saat Peringatan Hari Kopi Sedunia Tahun 2026 di kawasan Badung Agro Techno Park, Banjar Belok, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Jumat (30/10). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Kabupaten Badung berkomitmen mengalokasikan 5 persen dari belanja mandatory pada APBD Perubahan 2027 untuk pembangunan sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjadikan Badung Utara sebagai pusat pangan utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal dan menyuplai industri pariwisata.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti saat menghadiri Peringatan Hari Kopi Sedunia Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Badung Agro Techno Park, Banjar Belok, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Jumat, 30 Oktober 2026.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Badung juga memperkenalkan produk olahan cokelat lokal terbaru bertajuk “Maclone Kakao Badung”.

Produk ini dihasilkan dari biji kakao berkualitas yang dibudidayakan di kebun demplot binaan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Selanjutnya, produk tersebut diuji coba melalui proses macloning menggunakan biji kakao hasil fermentasi Ubud Raw Chocolate and Cacao.

Baca Juga:  Bupati Badung Resmikan Pembangunan Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Mangutama

Mengusung tema “Nikmati Kopinya, Rasakan Buahnya, Banggakan Produk Lokal”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempromosikan kopi spesialti Badung sekaligus mempertemukan petani, pelaku industri, akademisi, dan penikmat kopi dalam satu ekosistem pengembangan produk lokal yang berkelanjutan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyambut baik pengembangan produk kakao lokal tersebut. Ia menjelaskan, Badung Utara memiliki peran strategis sebagai kawasan penyangga pangan sekaligus penyeimbang Badung Selatan yang selama ini berkembang pesat sebagai pusat akomodasi pariwisata.

Oleh karena itu, pembangunan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir perlu dilakukan secara terencana.

“Rencananya, dari sisi hulu kita akan melakukan revitalisasi SMK Pertanian di Petang untuk mencetak petani-petani muda yang mampu mengelola lahan pertanian. Termasuk menyediakan fasilitas atau lahan laboratorium pengolahan hasil pertanian bagi siswa jurusan pertanian, sehingga mereka tidak hanya belajar, tetapi juga bisa memperoleh penghasilan langsung dari hasil olahan pertanian,” ujarnya.

Baca Juga:  KPK Gelar Rakor Program Antikorupsi 2025, Bupati Badung Soroti Tertib Aset dan Pajak

Selain penguatan sumber daya manusia, Bupati Adi Arnawa juga menekankan pentingnya ketersediaan pasokan air. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR Badung agar alokasi anggaran 5 persen tersebut dapat diwujudkan dalam master plan pembangunan infrastruktur pertanian yang konkret.

Sementara itu, dari sisi hilir, Pemkab Badung akan mengoptimalkan peran Perumda Pasar dan Pangan Giri Mangu Sedana sebagai off-taker atau pembeli siaga bagi produk komoditas unggulan Badung Utara. Upaya ini diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani, menjaga kestabilan harga, sekaligus menekan alih fungsi lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kopi Sedunia dilaksanakan sebagai respons terhadap tren kopi global.

Baca Juga:  Bentuk Evaluasi, Lihadnyana Instruksikan Perumdam THB Lakukan SKM

Berdasarkan data International Coffee Organization (ICO), Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia. Melalui kegiatan ini, diharapkan produktivitas dan kualitas kopi lokal Badung semakin meningkat serta keunikan cita rasanya dapat dikenal lebih luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, anggota DPRD I Gusti Lanang Umbara dan I Nyoman Artawa, Sekda Badung IB. Surya Suamba, jajaran Forkopimda Badung, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali I Made Rai Yasa, para kepala OPD, camat se-Badung, serta perwakilan asosiasi industri pariwisata.(den/updatebali)