Pemkab Badung Gelar Bhakti Penganyaran di Pasar Agung Besakih, Perkuat Nilai Tri Hita Karana

0
31
Sekda Surya Suamba saat memimpin pelaksanaan Bhakti Penganyaran Pemkab Badung di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih, Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin (26/10).
Sekda Surya Suamba saat memimpin pelaksanaan Bhakti Penganyaran Pemkab Badung di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih, Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin (26/10). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, KARANGASEM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung IB. Surya Suamba memimpin pelaksanaan Bhakti Penganyaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara Pujawali Purnama Kelima di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih, Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin, 26 Oktober 2026.

Kedatangan jajaran Pemkab Badung untuk melaksanakan persembahyangan bersama disambut langsung Manggala Karya Pujawali Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih, Jero Mangku I Wayan Sukra, bersama para pemangku dan panitia setempat.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Penandatanganan NPHD Pelaksanaan Pilkada 2024

Sekda Badung IB. Surya Suamba mengatakan, pelaksanaan Bhakti Penganyaran tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Badung dalam menjaga hubungan yang harmonis di berbagai bidang, sejalan dengan nilai-nilai luhur ajaran Tri Hita Karana.

“Melalui Bhakti Penganyaran ini, kami bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Badung menghaturkan sembah bhakti dan memohon anugerah serta kerahayuan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kami berharap seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus Covid Meningkat, PTM di Badung Dihentikan Sementara

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian adat, agama, tradisi, dan kebudayaan Bali merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan nilai-nilai spiritual agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Adat, agama, dan budaya merupakan bagian penting dari jati diri masyarakat Bali. Karena itu, pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti ini hendaknya terus menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga keharmonisan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan rasa bhakti dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Surya Suamba.

Baca Juga:  Bedah Rumah hingga Bantuan Disabilitas, Pemkab Badung Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

Rangkaian kegiatan yang diikuti jajaran OPD Gumi Keris tersebut ditutup dengan penyerahan punia secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pemeliharaan Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih.(den/updatebali)