Tabanan Siapkan Langkah Menuju Pasar Global, Bupati Sanjaya Bahas Kerja Sama dengan Yunani

0
27
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima Dubes RI untuk Yunani Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan guna menjajaki kerja sama sister city, pemasaran produk unggulan, dan peluang kerja di Yunani.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima Dubes RI untuk Yunani Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan guna menjajaki kerja sama sister city, pemasaran produk unggulan, dan peluang kerja di Yunani. Sumber foto : Humas Tabanan/updatebali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, di Kantor Bupati Tabanan, Jumat, 23 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama sister city, pemasaran produk unggulan daerah, serta peluang pengembangan sumber daya manusia melalui penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi di Yunani.

Pertemuan ini turut dihadiri Sekda, Asisten, dan perangkat daerah terkait, Sekretaris Kedutaan Besar RI di Athena Alfan Attariq, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Denpasar, Mitra Training Center (MTC) Internasional, dan mitra usaha lainnya. Pembahasan tersebut dilakukan untuk menggali peluang kolaborasi yang sesuai dengan potensi Kabupaten Tabanan dan kebutuhan kedua pihak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Tabanan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Buka Touring TOMBAK 2026, 170 Komunitas Otomotif Jelajahi Pesona Tabanan

Kabupaten Tabanan memiliki beragam potensi pertanian, seperti beras merah organik, beras hitam, kopi robusta, salak, durian, manggis, kelapa, kakao, serta berbagai komoditas hortikultura dari kawasan Bedugul.

Potensi tersebut juga didukung oleh UMKM yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang memasuki pasar internasional.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Yunani. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan yang lebih intensif, baik dalam bentuk sister city maupun kerja sama di bidang pertanian, perdagangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” tegas Sanjaya.

Ia juga menegaskan pentingnya hilirisasi pertanian dan perluasan akses pasar dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian Tabanan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempertahankan peran Tabanan sebagai salah satu lumbung pangan Bali.

Baca Juga:  Pj Bupati Buleleng Dorong Perbekel Jadi Ujung Tombak Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Sebagai bahan referensi, Bupati Sanjaya mencontohkan kerja sama sister city dengan Kota Toyama, Jepang, yang dapat menjadi pembelajaran dalam menjajaki kolaborasi serupa dengan Yunani. Selain itu, peluang di sektor perhotelan dan pariwisata diharapkan dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja asal Tabanan melalui mekanisme penempatan resmi dan perlindungan yang memadai.

Sementara itu, Dubes RI untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, menyampaikan bahwa kunjungan langsung ke daerah penting untuk memahami potensi dan kebutuhan pemerintah daerah. Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia dan Yunani telah menjalin hubungan persahabatan selama sekitar 75 tahun yang dapat terus diperkuat melalui kerja sama ekonomi.

Baca Juga:  Terpilih Aklamasi, Wayan Tarik Pimpin Muaythai Buleleng Empat Tahun Kedepan

“Kami lebih suka turun langsung ke daerah untuk memahami apa yang dibutuhkan dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran. Dari Tabanan, kami melihat potensi produk pertanian, kerajinan, dan furnitur, serta peluang di bidang tenaga kerja, khususnya sektor hospitality,” ungkap Bebeb.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap komunikasi dan koordinasi antarpihak dapat terus berlanjut untuk memetakan potensi serta merumuskan bentuk kerja sama yang konkret.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas pasar produk unggulan daerah, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan tetap memperhatikan kepentingan serta perlindungan masyarakat.(den/updatebali)