Komisi II DPRD Buleleng Pastikan PKL Jalan Tasbih Tak Direlokasi

0
14
Komisi II DPRD Buleleng Pastikan PKL Jalan Tasbih Tak Direlokasi
Komisi II DPRD Buleleng Pastikan PKL Jalan Tasbih Tak Direlokasi. Sumber foto: dna/updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Kekhawatiran pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Tasbih dan sekitarnya terkait proyek penataan kota serta pengerjaan irigasi/drainase mendapat kepastian. Komisi II DPRD Buleleng memastikan para pedagang tidak akan direlokasi selama proyek tersebut berlangsung.

Kepastian itu disampaikan setelah Komisi II DPRD Buleleng melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, pada Selasa 6 Oktober 2026. Peninjauan dilakukan menindaklanjuti keluhan para PKL yang sebelumnya disampaikan melalui surat kepada DPRD Buleleng.

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Buleleng Wayan Masdana, didampingi Kabag Humas Luh Suma Intari. Hadir pula jajaran Dinas PUPRPERKIM Kabupaten Buleleng serta perwakilan PD Pasar Argha Nayottama.

Baca Juga:  Kenalkan Layanan Digital kepada Peserta, PLN Hadir Meriah di Adhyaksa International Run 2025

Wayan Masdana mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mempertemukan kepentingan pembangunan infrastruktur dengan keberlangsungan usaha para pedagang di sekitar lokasi proyek.

“Berdasarkan koordinasi bersama Dinas PUPRPERKIM dan PD Pasar, dipastikan bahwa para pedagang atau PKL di lokasi ini tidak direlokasi. Pengerjaan saluran irigasi akan dilakukan secara bertahap agar aktivitas usaha pedagang tetap berjalan,” ujar Masdana.

Baca Juga:  Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah

Ia juga mengimbau koordinator PKL dan para pedagang untuk tetap kooperatif selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, dukungan dari para pedagang diperlukan agar pekerjaan infrastruktur dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas usaha secara berlebihan.

Sementara itu, Koordinator PKL I Wayan Pasek bersama para pedagang menyatakan siap mendukung pengerjaan proyek tersebut. Para pedagang juga berkomitmen bersikap kooperatif terhadap pekerjaan teknis di lapangan, baik yang menggunakan alat berat maupun dilakukan secara manual.

Baca Juga:  B2SA Jadi Gerakan, Wabup Ipat Dorong Pola Konsumsi Sehat Masyarakat Jembrana

Komisi II DPRD Buleleng selanjutnya akan terus mengawal komunikasi antara para pedagang, dinas terkait, PD Pasar, dan Pemerintah Daerah. Hasil peninjauan lapangan tersebut juga akan menjadi bahan dalam koordinasi lanjutan untuk mencari solusi atas berbagai kekhawatiran yang muncul.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, pengerjaan drainase dan penataan kota di kawasan Jalan Tasbih diharapkan tetap berjalan, sementara aktivitas perdagangan PKL tetap dapat berlangsung selama proses pembangunan.(Dna/updatebali)