
UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berupaya memastikan jaring pengaman sosial dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan, terutama lansia kurang mampu.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan bantuan beras secara langsung kepada para lansia di Kantor Lurah Dauhwaru, Rabu, 30 September 2026.
Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 18 lansia penerima manfaat di Kelurahan Dauhwaru mendapatkan bantuan secara langsung. Bantuan ini merupakan bagian dari program daerah yang menyasar 367 lansia kurang mampu dan terlantar di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Setiap penerima memperoleh alokasi beras sebanyak 15 kilogram per bulan.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menutup celah pendataan bantuan pemerintah pusat yang terkadang belum mencakup seluruh warga miskin di daerah.
“Beras yang kita serahkan kepada para lansia yang kurang mampu dan tercecer dari penerima bantuan pusat. Jadi kadang-kadang masyarakat yang harusnya layak itu tidak semua bisa masuk. Yang tercecer kita bantu juga dari Kabupaten,” tegas Kembang Hartawan di sela-sela penyerahan bantuan.
Bupati juga menekankan pentingnya pemutakhiran data penerima manfaat di tingkat bawah agar upaya penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara lebih mendasar dan menyeluruh.
“Harapannya nanti tentu data diperbaiki sehingga tidak ada lagi yang tercecer. Kalau memang mereka layak, dinyatakan tidak layak, nah itu perlu disanggah. Sehingga mereka masuk di data Perlinsos,” tambah Bupati.
Melalui intervensi anggaran daerah tersebut, Pemkab Jembrana berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat rentan.
Jajaran aparat desa dan kelurahan juga diminta aktif menyisir serta memperbaiki basis data Perlindungan Sosial (Perlinsos) di wilayah masing-masing.(yud/updatebali)


