Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon 2026, Sport Tourism dan UMKM Bali Ikut Bergeliat

0
410
Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon 2026, Sport Tourism dan UMKM Bali Ikut Bergeliat
Gubernur Koster Dukung Maybank Marathon 2026, Sport Tourism dan UMKM Bali Ikut Bergeliat. Sumber Foto : Humas Pemprov Bali / Updatebali

UPDATEBALI.com, GIANYAR – Ribuan pelari dari berbagai negara memadati Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, dalam ajang Maybank Marathon 2026, Minggu, 23 Agustus 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung memberikan dukungan terhadap kompetisi lari internasional yang turut mendorong perkembangan sport tourism di Pulau Dewata.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster tidak hanya menyaksikan jalannya perlombaan. Ia juga berkeliling mengunjungi sejumlah stan UMKM yang hadir di kawasan kegiatan.

Koster melihat langsung berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha lokal dan turut berbelanja sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM Bali. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

“Ini menjadi bagian penting dari bagaimana event internasional memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan UMKM Bali,” ujar Koster.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Berkomitmen Badung Jadi Kabupaten Antikorupsi Terdepan di Indonesia

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Maybank Marathon yang mampu menggabungkan olahraga, pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu kegiatan.

Maybank Marathon 2026 diikuti lebih dari 14.000 pelari dari 46 negara. Sebanyak 11 pelari elite asal Kenya dan Ethiopia juga turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Para peserta berlaga dalam sejumlah kategori, yaitu Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21,1 kilometer, 10K, Wheelchair, hingga Children’s Sprint.

Maybank Marathon juga memiliki posisi tersendiri dalam dunia olahraga lari internasional. Ajang tersebut menjadi marathon pertama di Indonesia yang memperoleh status Elite Label dari World Athletics sejak 2020. Pada penyelenggaraan tahun ini, Maybank Marathon kembali menyandang sertifikasi Elite Label Road Race.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan Maybank Marathon telah berkembang menjadi salah satu penggerak sport tourism di Bali.

Baca Juga:  Gubernur Bali Wayan Koster Minta Baleg DPR RI Perhatikan Potensi Lokal Daerah Dalam Menyusun RUU Larangan Minuman Beralkohol

Pada tahun ini, penyelenggaraan Maybank Marathon ditargetkan mampu menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp300 miliar. Nilai tersebut meningkat dibandingkan dampak ekonomi regional sekitar Rp255 miliar pada tahun sebelumnya.

Dampak ekonomi dari kegiatan tersebut diharapkan mengalir ke berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, pariwisata, ekonomi kreatif hingga UMKM.

Kehadiran ribuan pelari dari berbagai negara juga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi Bali. Peserta dan pengunjung dapat mengenal berbagai destinasi, budaya, serta produk lokal selama berada di Pulau Dewata.

Selain kompetisi olahraga, Maybank Marathon 2026 juga menghadirkan sejumlah program sosial dan lingkungan. Program tersebut meliputi “Jejak Hijau Desa Sanding” yang berfokus pada transformasi desa berkelanjutan, Biru Charity untuk memberdayakan 100 generasi muda penyandang disabilitas dan anak yatim di Bali, serta Run for Charity yang diikuti 36 pelari dengan membawa misi sosial.

Baca Juga:  Gubernur Bali Ajak Masyarakat Manfaatkan Pembebasan Pajak Kendaraan

Bagi Bali, Maybank Marathon menjadi salah satu contoh pengembangan event internasional yang mampu memberikan dampak lebih luas. Kegiatan olahraga tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM, memperkuat promosi pariwisata, serta menggerakkan ekonomi lokal.

Kehadiran Gubernur Koster dalam ajang tersebut mempertegas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penyelenggaraan event internasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pengembangan sport tourism, Bali terus mendorong kegiatan pariwisata yang dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, promosi produk lokal, serta penguatan posisi Bali sebagai destinasi internasional. (yud/updatebali)