Solidaritas Sunda Kecil Menguat, Gubernur Koster Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Flores

0
267
Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada korban gempa Flores, NTT, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan percepatan pemulihan masyarakat terdampak.
Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada korban gempa Flores, NTT, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan percepatan pemulihan masyarakat terdampak. Sumber foto : Humas Pemprov Bali/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGGARAI BARAT — Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur Bali Wayan Koster secara langsung menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk mendukung penanganan warga yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 20 Agustus 2026.

Penyerahan turut disaksikan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Bupati Manggarai Barat.

Gubernur Koster datang ke Labuan Bajo bersama Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Pangdam IX/Udayana sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam merespons bencana yang melanda Flores.

Baca Juga:  Distribusi Terganggu Cuaca, DPR RI Minta Pertamina Siapkan Strategi Antisipasi

Solidaritas yang dibangun tersebut juga memperkuat sinergi antara Bali, NTB, dan Kodam IX/Udayana. Ketiga unsur tersebut sebelumnya telah bergerak dengan mengerahkan tenaga medis, bantuan logistik, serta melakukan asesmen untuk mengetahui kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Kehadiran para pemimpin daerah yang memiliki ikatan historis dalam kawasan Sunda Kecil itu diterima langsung Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi penanganan bencana sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat, baik dari sisi psikologis maupun akses dan infrastruktur.

Bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Bali diharapkan dapat segera diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang mengalami dampak langsung akibat gempa.

Respons cepat Bali terhadap bencana Flores sebenarnya telah dilakukan sejak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Pusat gempa dilaporkan berada sekitar 30 kilometer timur laut Manggarai Barat.

Baca Juga:  Digigit Anjing Rabies Enam Bulan Lalu, Pria di Buleleng Meninggal Dunia

Begitu mendapat informasi mengenai bencana tersebut, Gubernur Wayan Koster langsung menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Gde Agung Teja untuk bergerak membantu penanganan warga terdampak.

Instruksi itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman tenaga medis, logistik bahan pokok, serta petugas BPBD Bali ke sejumlah wilayah terdampak.

Pada 18 Agustus 2026, Kepala BPBD Bali Agung Teja bersama jajaran berangkat menuju lokasi bencana. Tim tersebut juga menyerahkan bantuan logistik kepada BPBD Kabupaten Ende untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Pemotor Tabrak Pohon di Buleleng, Dua Pelajar Luka - Luka

Total bantuan logistik yang dibawa dari Bali mencapai Rp150 juta. Bantuan tersebut terdiri atas 600 buah detergen, 3.600 sabun batang, 12.600 saset sampo, 3.655 pasta gigi, 4.800 pembalut, 6.000 bungkus mi instan, 1.872 sikat gigi, 154 tikar, 100 dus air mineral, dan 100 terpal.

Selain itu, bantuan juga mencakup 2.000 kilogram beras Bulog dan 2.000 kilogram beras Sakuran.

Langkah yang dilakukan Pemprov Bali menjadi bagian dari solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendukung proses pemulihan masyarakat Flores setelah bencana.

Dari Bali untuk NTT, kepedulian bergerak bersama membantu, menguatkan, dan memulihkan.(yud/updatebali)