Perumda Tirta Hita Buleleng Tetapkan Direksi 2026-2031, Pelayanan Air Jadi Prioritas

0
167
Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng (THB) kembali mempercayakan kepemimpinan perusahaan kepada jajaran direksi yang sama untuk periode 2026–2031.
Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng (THB) kembali mempercayakan kepemimpinan perusahaan kepada jajaran direksi yang sama untuk periode 2026–2031. Sumber foto: Humas Buleleng/Updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng (THB) kembali mempercayakan kepemimpinan perusahaan kepada jajaran direksi yang sama untuk periode 2026–2031.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat pengelolaan perusahaan sekaligus mendorong peningkatan pelayanan air minum bagi masyarakat.

Direktur Utama I Made Lestariana dan Direktur Teknik I Nyoman Suwirta kembali mendapat mandat untuk memimpin Perumda Air Minum THB selama lima tahun mendatang. Keduanya menerima Surat Keputusan (SK) Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum THB Nomor 07/S.Kep/KPM/THB/VIII/2026.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng selaku KPM Perumda Air Minum THB I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Putu Ayu Reika Nurhaeni. Penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Smart Room, Jumat 14 Agustus 2026.

Bagi I Made Lestariana, penunjukan tersebut menjadi kali ketiga dirinya dipercaya menduduki posisi Direktur Utama. Kepercayaan itu diberikan berdasarkan pelaksanaan tugas, tanggung jawab, serta capaian yang telah dicatatkan perusahaan pada periode kepemimpinan sebelumnya.

Baca Juga:  Lovina Festival 2026 Resmi Bergulir, Bupati Sutjidra Perkuat Kolaborasi Angkat Pariwisata Bali Utara

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meminta jajaran direksi tidak menganggap mandat tersebut sebagai hal yang biasa. Menurutnya, periode ketiga kepemimpinan Lestariana harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan.

“Saya minta agar kepercayaan ini dijawab dengan kerja keras, integritas, profesionalisme, dan keberanian untuk melakukan perbaikan. Pertahankan apa yang sudah baik, perbaiki apa yang masih kurang, dan lakukan terobosan untuk hal-hal yang belum tercapai,” tegasnya.

Sutjidra menilai keberadaan Perumda Air Minum THB memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Buleleng. Karena itu, indikator keberhasilan perusahaan tidak semata-mata dilihat dari pencapaian keuangan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan secara berkelanjutan.

Ia berharap jajaran direksi mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi, menjaga kesehatan bisnis, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan air minum yang semakin baik.

Baca Juga:  Bupati Satria Dorong Penertiban Reklame Demi Wajah Kota yang Lebih Tertata

Direktur Utama Perumda Air Minum THB I Made Lestariana mengatakan pihaknya akan menjadikan arahan KPM sebagai pijakan untuk meningkatkan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis 2025–2029.

Berbagai strategi akan ditempuh, termasuk menghadirkan inovasi dan kreativitas serta mencari alternatif pembiayaan untuk mendukung pengembangan perusahaan.

“Kita diberikan tantangan oleh Pak Bupati selaku KPM dari target yang sudah tertuang di dalam rencana bisnis kita 2025–2029 untuk bisa ditingkatkan, tentunya dengan berbagai upaya inovasi dan creative financing,” ujarnya.

Dari sisi bisnis, Perumda Air Minum THB akan mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga berupaya mengurangi tingkat kehilangan air dengan memperkuat pembangunan serta perbaikan infrastruktur.

Peningkatan kinerja tersebut juga diharapkan dapat memperbesar kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng.

Baca Juga:  Keluarga Matic Honda Hadirkan Penawaran Istimewa di Virtual Exhibition

“Untuk tahun ini kita memberikan kontribusi terhadap PAD di angka Rp9 miliar. Ke depan ditingkatkan menjadi Rp9,5 miliar, Rp10 miliar, Rp10,5 miliar, Rp11 miliar, hingga target akhir masa penugasan kita bisa mencapai kontribusi dividen Rp12 miliar,” jelas Lestariana.

Di luar target keuangan, peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi perhatian utama. Perusahaan akan mendorong perbaikan layanan dari aspek jumlah pasokan, kualitas air, kontinuitas distribusi, keterjangkauan, hingga perluasan cakupan pelayanan.

“Dari segi pelayanan, otomatis kita harus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi kuantitas, kualitas dan kontinuitas, termasuk keterjangkauan serta cakupan layanan kepada masyarakat agar semakin meluas,” pungkasnya.

Dengan mandat baru tersebut, Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng diharapkan mampu menjaga kinerja perusahaan sekaligus memperluas manfaat layanan air minum bagi masyarakat Buleleng selama periode 2026–2031.(adv/updatebali)