spot_img
spot_img
BerandaBaliWabup Bangli Ajak Generasi Muda Perkuat Mental Hadapi Tantangan Era Digital

Wabup Bangli Ajak Generasi Muda Perkuat Mental Hadapi Tantangan Era Digital

UPDATEBALI.com, BANGLI – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Bangli dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat perlindungan sekaligus membangun karakter generasi muda.

Melalui Seminar Anak bertema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” yang digelar di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Rabu 30 Juli 2026, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak.

Seminar yang diikuti ratusan pelajar tersebut mengangkat subtema “Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya”. Tema ini dinilai relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

Dalam sambutannya, Wabup Diar menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.

Baca Juga:  Pelajar Tabanan Harumkan Bali di Ajang FLS2N 2025, Bupati Sanjaya Bangga dengan Generasi Muda Kreatif

“Menyayangi anak bukan hanya memberikan kasih sayang, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pendidikan yang baik, ruang untuk menyampaikan pendapat, kesempatan mengembangkan potensi, serta perlindungan dari berbagai ancaman yang dapat menghambat tumbuh kembangnya,” ujar Wabup Diar.

Ia menilai kemajuan teknologi memberikan banyak peluang bagi anak untuk belajar dan berkembang. Namun di sisi lain, muncul tantangan baru seperti tekanan sosial, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan media digital yang dapat memengaruhi kesehatan mental.

Karena itu, menurutnya, kemampuan membangun ketahanan mental menjadi bekal penting agar anak mampu menghadapi berbagai persoalan secara sehat dan positif.

Baca Juga:  Wakil Bupati Jembrana Ajak Generasi Muda Lawan Perundungan

“Oleh karena itu, membangun ketahanan mental menjadi bekal yang sangat penting. Anak yang memiliki ketahanan mental akan mampu mengenali potensi dirinya, mengelola emosi dengan baik, menghadapi tantangan secara positif, serta bangkit dari kegagalan. Inilah yang akan melahirkan generasi yang tangguh dan berdaya,” tegasnya.

Wabup Diar juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan seminar sebagai sarana menambah wawasan, memperkuat karakter, serta meningkatkan kecakapan dalam memanfaatkan teknologi secara bijaksana demi mendukung pembangunan daerah dan bangsa.

Pemkab Bangli, lanjutnya, terus memperkuat berbagai program perlindungan anak sebagai bagian dari komitmen memenuhi hak-hak anak. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya.

Menurut Diar, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang disiapkan sejak usia dini.

Baca Juga:  Prodi Sarjana Akuntansi Gelar Diseminasi Kegiatan Pembelajaran Semester Ganjil 2022/2023

“Membangun masa depan Bangli berarti mempersiapkan anak-anak Bangli hari ini agar mampu menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan di masa depan,” pungkasnya seraya mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026.

Seminar menghadirkan narasumber dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, I Made Ariasa. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, Ketua Forum PUSPA Bangli, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bangli, pimpinan perangkat daerah, para camat, Ketua APSAI Bangli, Ketua Yayasan ABSA, Duta Genre Bangli, Jegeg Bagus Bangli 2026, Forum Anak Daerah Kabupaten Bangli, serta ratusan siswa dari berbagai sekolah.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments