spot_img
spot_img
BerandaBaliBunda Rai Dorong Penguatan Kapasitas Kader, Posyandu Tabanan Siap Implementasikan 6 Bidang...

Bunda Rai Dorong Penguatan Kapasitas Kader, Posyandu Tabanan Siap Implementasikan 6 Bidang SPM

UPDATEBALI.com, TABANAN – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Tabanan terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas para pengurus dan kader.

Hal tersebut ditegaskan Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, saat menghadiri kegiatan Bina Posyandu Peningkatan Kapasitas bagi Ketua TP Posyandu Kabupaten/Kecamatan/Desa/Kelurahan Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Senin 27 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 27 hingga 29 Juli 2026, menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, serta diikuti jajaran terkait dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kasatpol PP Provinsi Bali, Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, jajaran pengurus TP Posyandu Provinsi Bali, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, pengurus TP Posyandu Kabupaten Tabanan, para camat, serta Ketua TP Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Bunda Rai Beri Dukungan Langsung Duta Tabanan di Ajang HKG PKK Provinsi Bali 2026

Pelaksanaan Bina Posyandu ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Regulasi tersebut mengatur pentingnya penguatan kapasitas Tim Pembina Posyandu di berbagai tingkatan agar mampu meningkatkan kemampuan teknis kader dalam memberikan pelayanan sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai transformasi Posyandu 6 bidang SPM, meliputi sektor sosial, pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), kesehatan, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas). Selain itu, peserta juga mendapat materi terkait kebijakan, percepatan program, hingga penyusunan rencana kerja Tim Pembina Posyandu.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pembinaan Posyandu di seluruh wilayah Bali. Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting dalam memastikan program pelayanan dasar dapat diterima masyarakat secara maksimal.

“Yang harus saya lakukan dari provinsi adalah memberikan pembekalan mengenai tugas-tugas kader. Karena itu ada kegiatan Bina Posyandu ini. Saya harapkan nanti kabupaten dapat mengadopsi program-program dari provinsi untuk dilanjutkan ke desa-desa agar seluruh wilayah dapat tersentuh,” ujar Ny. Putri Koster.

Baca Juga:  Bupati Kembang Tinjau RSU Negara, Pastikan Klaim BPJS dan Stok Obat Terjaga

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan serius agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan hingga tingkat desa.

“Harapan saya ikuti pelatihan ini dengan baik. Kami akan terus bergerak membina, kemudian membina dan berbagi. Nanti saya juga akan datang ke desa-desa. Ini harus saya lakukan untuk memberikan pemahaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ni Komang Sriani menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan TP Posyandu kabupaten/kota agar mampu menjadi penggerak sekaligus meneruskan pengetahuan kepada kader di wilayah masing-masing. Pelatihan Angkatan IX ini diikuti 133 peserta dari TP Posyandu Kabupaten Tabanan yang terbagi dalam dua kelas.

Di sela kegiatan, Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan Posyandu yang semakin profesional dan berkualitas. Menurutnya, pemahaman terhadap transformasi Posyandu 6 bidang SPM perlu terus diperkuat agar pelaksanaannya mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih di Desa Adat Serangan

“Pelatihan ini menjadi bekal yang sangat penting bagi seluruh pengurus dan kader Posyandu. Kami di Kabupaten Tabanan siap mengadopsi serta mengimplementasikan berbagai materi yang diperoleh agar pelayanan Posyandu semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal,” ujar Bunda Rai.

Lebih lanjut, Bunda Rai menegaskan TP Posyandu Kabupaten Tabanan akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama pemerintah provinsi, kecamatan, desa, hingga seluruh kader di lapangan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin seluruh kader memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama sehingga pelayanan Posyandu benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kami optimistis Posyandu di Tabanan akan semakin maju, berkualitas, dan mampu mendukung terwujudnya pelayanan dasar yang lebih baik hingga ke tingkat desa,” pungkasnya.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments