spot_img
spot_img
BerandaBaliSinergi Pemkab dan Swasta Berbuah Nyata, Ratusan Pelajar Jembrana Terima Bantuan Seragam

Sinergi Pemkab dan Swasta Berbuah Nyata, Ratusan Pelajar Jembrana Terima Bantuan Seragam

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta untuk mendukung dunia pendidikan.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sebanyak 138 paket seragam sekolah disalurkan kepada siswa dari keluarga kurang mampu jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Kabupaten Jembrana, Jumat, 24 Juli 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dipimpin Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Program ini menjadi kali kedua Pemkab Jembrana menggandeng dunia usaha dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan. Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, sangat dibutuhkan agar seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

Baca Juga:  Sekda Bali: Gerakan Adiwiyata Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Penghargaan

“Membangun Jembrana tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketika pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat saling bahu-membahu, masalah sosial seperti keterbatasan biaya sekolah bisa kita selesaikan bersama. Bantuan seragam ini adalah bukti nyata bahwa dunia usaha memiliki kepedulian yang sama besarnya untuk mencerdaskan anak bangsa,” tegas Bupati Kembang.

Menurutnya, bantuan seragam sekolah bukan sekadar memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar anak-anak tetap percaya diri dan bersemangat dalam menempuh pendidikan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Universitas Udayana Gelar Workshop Desiminasi EMI

“Kami menyambut baik dan berterima kasih kepada para pelaku usaha yang telah mengalokasikan CSR-nya untuk sektor pendidikan. Ini bukan sekadar membagikan seragam, melainkan menyalakan asa dan rasa percaya diri para generasi penerus Jembrana,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak ada anak yang terhambat mengakses pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menjelaskan bantuan diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, termasuk anak yatim piatu.

Baca Juga:  Starbucks Hadir di Papua

Total bantuan yang disalurkan mencapai 138 paket seragam sekolah, terdiri atas sembilan paket untuk peserta didik PAUD, 40 paket bagi siswa SD, dan 89 paket untuk siswa SMP.

Melalui program yang melibatkan sektor swasta tersebut, Pemkab Jembrana berharap angka putus sekolah dapat terus ditekan sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Selain membantu meringankan beban orang tua, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan kesempatan belajar yang lebih setara sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Jembrana terus meningkat.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments